23 Pekerja dan Pengunjung Reaktif Rapid Test, Warkop Asiang Pontianak Tutup Sementara

Kompas.com - 19/11/2020, 12:55 WIB
Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar razia protokol kesehatan di warung kopi Asiang, Rabu (18/11/2020) pagi. Dari razia tersebut, pekerja dan pengunjung menjalani pemeriksaan rapid test. Hasilnya ditemukan 7 orang pengelola dan pekerja serta 16 orang pengunjung reaktif Covid-19. KOMPAS.COM/HENDRA CIPTATim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar razia protokol kesehatan di warung kopi Asiang, Rabu (18/11/2020) pagi. Dari razia tersebut, pekerja dan pengunjung menjalani pemeriksaan rapid test. Hasilnya ditemukan 7 orang pengelola dan pekerja serta 16 orang pengunjung reaktif Covid-19.

PONTIANAK, KOMPAS.com – Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar razia protokol kesehatan di warung kopi Asiang, Rabu (18/11/2020) pagi.

Dari razia tersebut, pekerja dan pengunjung menjalani pemeriksaan rapid test.

Hasilnya ditemukan 7 orang pengelola dan pekerja serta 16 orang pengunjung reaktif Covid-19.

“Usai rapid test ini, yang reaktif langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan swab dan mereka diminta isolasi mandiri hingga hasil swab-nya keluar,” kata Kepala Dinas Kesehatan Pontianak Sidiq Handanu saat dihubungi, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Keluar dari Zona Merah, Warga Pontianak Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Menurut dia, temuan 23 reaktif di salah satu warung kopi legendaris di Pontianak ini adalah yang terbanyak di antara sejumlah razia yang digelar di warung kopi.

Warkop Asiang diminta untuk tutup sementara waktu atau sampai hasil swabnya keluar. Jika negatif, silakan beraktivitas kembali. Kalau positif harus isolasi,” ujar Handanu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tingkat penularan virus corona atau Covid-19 di Kalbar masih cukup tinggi. Pada Rabu (18/11/2010), terdapat tambahan 39 orang positif Covid-19.

Mereka tersebar di Kota Pontianak 11 orang, Kabupaten Kubu Raya 9 orang, Kabupaten Sambas 6 orang, Kabupaten Landak 5 orang, Kabupaten Mempawah 2 orang.

Baca juga: Keluar dari Zona Merah Covid-19, Pontianak Bentuk Satgas Covid-19 Berbasis Komunitas

Sementara Kabupaten Sintang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Melawi, Kota Singkawang dan luar wilayah masing-masing 1 orang

“Dari 39 orang tersebut, 10 orang diantaranya harus dirawat di rumah sakit,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson kepada wartawan, Rabu malam.

Harisson menyebut, sejak pandemi sampai dengan saat ini, terdapat 2.159 orang positif corona di Kalbar.

Sebanyak 1.556 orang atau 72,07 persen sembuh dan 22 orang meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X