Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Mulai Disidang Secara Daring

Kompas.com - 19/11/2020, 11:01 WIB
Suasana sidang daring kasus penusukan Syekh Ali Jaber di PN Tanjung Karang, Kamis (17/11/2020) pagi. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYASuasana sidang daring kasus penusukan Syekh Ali Jaber di PN Tanjung Karang, Kamis (17/11/2020) pagi.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Kasus penusukan Syekh Ali Jaber mulai disidangkan.

Persidangan atas terdakwa AA (24) warga Kelurahan Sukajawa, Bandar Lampung, itu dilakukan secara daring di PN Tanjung Karang, Kamis (17/11/2020) pagi.

Terdakwa didampingi kuasa hukumnya menjalani sidang dari Polresta Bandar Lampung, sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung.

Baca juga: Berkas Lengkap, Penusuk Syekh Ali Jaber Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dalam dakwaannya, JPU Benny Nugroho mengatakan, sebelum melakukan penusukan yang terjadi pada Minggu (13/9/2020) sore itu, terdakwa sempat bertanya kepada nenek dan pamannya mengenai suara keras dari arah Masjid Falahudin.

"Suara apa itu keras dari (arah) masjid?" kata JPU Benny menirukan percakapan terdakwa AA dengan saksi.

JPU melanjutkan, saksi menjawab ada Ustaz Syekh Ali Jaber mengadakan pengajian di masjid yang dimaksud oleh terdakwa.

Mendengar jawaban dari saksi, terdakwa masuk ke rumah lalu mengambil pisau dapur dan menyelipkannya di pinggang.

Saksi sempat bertanya saat terdakwa keluar rumah. Terdakwa menjawab hendak melihat pengajian di masjid tersebut.

Jaksa melanjutkan, begitu terdakwa tiba di depan Masjid Falahudin, ia mengeluarkan pisau lalu langsung berlari ke arah panggung tempat Syekh Ali Jaber sedang memberikan tausiyah agama.

"Sambil berlari pisau itu hendak ditusukkan ke arah dada, namun korban mengelak dan mengenai lengan atas korban," kata JPU Benny.

Diketahui, Syekh Ali Jaber ditusuk oleh tersangka AA saat korban menghadiri Wisuda Tahfidz Al Quran di Masjid Falahudin yang berada di Jalan Tamin pada Minggu (13/9/2020) sore.

Baca juga: Penyerangan Syekh Ali Jaber, Polisi Temukan Unsur Kebencian, Pengamat: Ada Indikasi ke Kelompok Radikal

Tersangka menusuk Syekh Ali Jaber dengan pisau dapur saat penceramah itu sedang berada di atas panggung.

Akibat penusukan itu, Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk sepanjang enam jahitan di bahu kanan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Heboh Angin Puting Beliung di Wonogiri, Ini Penjelasan BPBD

Heboh Angin Puting Beliung di Wonogiri, Ini Penjelasan BPBD

Regional
Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air, Tersisa Beberapa Helai Rambut, Dikirim ke Tanjung Priok

Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air, Tersisa Beberapa Helai Rambut, Dikirim ke Tanjung Priok

Regional
Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Regional
Modus Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Arahkan Nasabah hingga Negara Rugi Rp 1 M

Modus Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Arahkan Nasabah hingga Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Bermula Satu Pegawai Rumah Pemotongan Ayam Demam, Terbongkar 102 Karyawan Positif Covid-19

Bermula Satu Pegawai Rumah Pemotongan Ayam Demam, Terbongkar 102 Karyawan Positif Covid-19

Regional
Bioskop di Kota Tegal Kembali Dibuka 1 Februari 2021

Bioskop di Kota Tegal Kembali Dibuka 1 Februari 2021

Regional
'Pak Listyo Sangat Menghormati dan Melindungi Para Orangtua di Indonesia'

"Pak Listyo Sangat Menghormati dan Melindungi Para Orangtua di Indonesia"

Regional
Arahkan Nasabah untuk Beli Motor Bekas dengan Dana KUR, Karyawan BRI Jadi Tersangka, Ini Ceritanya

Arahkan Nasabah untuk Beli Motor Bekas dengan Dana KUR, Karyawan BRI Jadi Tersangka, Ini Ceritanya

Regional
Korban Banjir Kalsel Melahirkan di Perahu, Anaknya Diberi Nama Siti Noor Banjiriah

Korban Banjir Kalsel Melahirkan di Perahu, Anaknya Diberi Nama Siti Noor Banjiriah

Regional
'Kalau Warga Tidak Patuh, Kasus Terus Bertambah dan Ruang Isolasi Penuh, Apa Tidak Kasihan'

"Kalau Warga Tidak Patuh, Kasus Terus Bertambah dan Ruang Isolasi Penuh, Apa Tidak Kasihan"

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Polda Riau Periksa Petugas Bea Cukai

Haji Permata Tewas Tertembak, Polda Riau Periksa Petugas Bea Cukai

Regional
Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi 'Memory Card' Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi "Memory Card" Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Regional
Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Regional
Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Regional
871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X