Selama Jualan, Arnovian Pernah Barter Ikan Cupang dengan iPhone hingga Emas

Kompas.com - 19/11/2020, 06:57 WIB
Arief Suma Romadhoni menunjukkan emas batangan satu gram yang akan dibarter dengan ikan cupang super gold milik Arnov Pratikna, warga Jalan Maskumambang, Kelurahan Sogaten, Kecamatan Taman, Kota Madiun. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIArief Suma Romadhoni menunjukkan emas batangan satu gram yang akan dibarter dengan ikan cupang super gold milik Arnov Pratikna, warga Jalan Maskumambang, Kelurahan Sogaten, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

KOMPAS.com - Sebuah transaksi tak biasa terjadi di Kota Madiun. Seorang pembeli menawarkan emas batangan untuk ditukar dengan ikan cupang jenis super gold.

Transaksi itu dialami pemilik usaha budidaya ikan cupang, Arnovian Pratikna, warga Kelurahan Sogaten, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Arnovian menceritakan, kesepakatan itu bermula ketika dirinya mengunggah foto ikan cupang jenis super gold di media sosial.

Seorang pembeli bernama Arief Suma Romadhon, warga Kelurahan Pangangongan, Kota Madiun, tertarik dengan ikan cupang jenis super gold itu.

Mereka pun berkomunikasi lewat sambungan telepon. Arief menawarkan emas batangan seberat satu gram untuk ditukar dengan empat ekor ikan cupang jenis super gold.

Baca juga: Ikan Cupang, Si Primadona di Masa Pandemi

Mendapat tawaran itu, Arnovian langsung setuju. Meski, harga ikan cupang jenis super gold cukup mahal saat ini.

“Ikan cupang (jenis) super gold saat ini memang tergolong mahal. Untuk mendapatkan indukan saya harus impor dari Thailand,” kata Arnovian kepada Kompas.com, Rabu (18/11/2020).

Arnovian baru pertama kali melakukan barter ikan cupang dengan emas batangan.

Arnovian mengaku, harga emas batangan seberat satu gram memang setara dengan empat ikan cupang yang diberikannya.

“Saat harga emas batang satu gram berkisar Rp 1 juta. Untuk itu saya memberikan empat ikan cupang dengan nilai yang sama dengan emas batangan itu,” kata Arnovian.

 

Ilustrasi ikan cupang bertarung.SHUTTERSTOCK/subin pumsom Ilustrasi ikan cupang bertarung.
Ini bukan kali pertama Arnovian melakukan transaksi unik selama menggeluti bisnis budidaya ikan cupang.

Sebelum emas, Arnovian pernah melakukan barter ikan cupang dengan ponsel merek iPhone.

Saat itu, Arnovian mendapat tawaran dari seorang pembeli di Kota Malang. Pembeli itu menawarkan ponsel iPhone 6s Plus miliknya untuk dibarter.

Arnovian dan pembeli pun berunding menyamakan harga ponsel dan ikan cupang.

Baca juga: Rebahan hingga Pelihara Cupang, Riset Peneliti UI Ungkap 15 Hobi Baru Saat Pandemi

Setelah berunding, mereka sepakat ponsel itu ditukar dengan 100 ekor ikan cupang.

“Kalau transaksi unik ya baru dua kali ini. Kalau lainnya transaksi pakai uang baik tunai maupun non tunai,” kata Arnovian.

Tukar emas karena tak punya uang

Sementara itu Arief Suma Romadhon mengaku sengaja membarter emas batangan miliknya dengan ikan cupang jenis super gold itu.

 

Ia sudah telanjur jatuh hati dengan ikan cupang tersebut.

"Saya sangat tertarik dan ingin memiliki ikan cupang super gold, tetapi saya tidak memiliki uang tunai," kata Arief saat berbincang dengan Kompas.com.

Arief mengaku tak cuma mengoleksi ikan yang menjadi primadona banyak orang selama pandemi Covid-19 ini.

Baca juga: Machfud Arifin-Mujiaman Janji Beri Rp 150 Juta per RT, Armuji: Itu Kemunduran Namanya...

Ia berencana mengembangbiakkan ikan cupang jenis super gold itu.

Harapannya, ikan tersebut segera bisa dikawinkan sehingga menghasilkan banyak anakan.

(KOMPAS.com/Muhlis Al Alawi)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X