Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Kembali Tangkap 1 Perusak dan Pengeroyok Pengemudi Mobil di Makassar

Kompas.com - 17/11/2020, 19:14 WIB
Himawan,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

Diduga ratusan anggota kelompok motor tersebut baru selesai menyaksikan balapan liar yang terjadi di jalan itu.

Karena kesal dihalangi, kata Nurtjahyana, ASR mengeluarkan airsoft gun dengan maksud untuk menakut-nakuti pemotor yang menghalanginya.

Namun karena merasa terancam, para pemotor ini malah balik menyerang dengan melempari mobil korban dengan batu dan anak panah. Kejar-kejaran pun terjadi hingga ke Jalan Sultan Alauddin Makassar.

Baca juga: Pria Ditemukan Tak Sadar dengan Luka Sayatan Leher di Bandara Hasanuddin Makassar

Mobil korban akhirnya rusak parah setelah dihentikan tepat sebelum belok ke kantor polisi.

Airsoft gun milik ASR kini hilang bersama sebuah ponsel saat korban melarikan diri ke Polsek Rappocini.

Nurtjahyana mengatakan, korban ASR sebelum melintas di jalan yang dikuasai pelaku memang baru pulang dari sebuah kafe di Kota Makassar.

Di situ, korban mengonsumsi minuman beralkohol tetapi tidak sampai mabuk.

"Dalam kondisi sadar. Tidak ada pengaruh minuman keras. Keterangannya itu dia di salah satu kafe terus dari situ dia agak minum tapi sedikit jadi tidak hilang kesadarannya," tutur Nurtjahyana.

Baca juga: Pengemudi Mobil yang Dikeroyok di Makassar Disebut Todongkan Senjata, Polisi: Belum Ada Laporan

Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus mengatakan, kejadian tersebut terjadi di Jalan Sultan Alauddin tepatnya samping Mapolsek Rappocini, Jumat (13/11/2020) dini hari.

Penyerangan tersebut tidak hanya merusak mobil. Namun si pengemudi mobil berinisial ASR (22) tersebut mengalami luka berat di sekujur tubuh dan kini masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com