Cerita 13 Mahasiswa Terjebak Air Pasang Laut Saat Bermain di Karang, 4 Jam Berlindung di Goa

Kompas.com - 17/11/2020, 17:32 WIB
Basarnas Bali evakuasi 13 mahasiswa terjebak di karang saat air pasang, di Pantai Suluban, Badung, Bali. IstimewaBasarnas Bali evakuasi 13 mahasiswa terjebak di karang saat air pasang, di Pantai Suluban, Badung, Bali.

BADUNG, KOMPAS.com - Sebanyak 13 mahasiswa dari Universitas Warmadewa terjebak air pasang laut selama empat jam di Pantai Suluban Uluwatu, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Sabtu (14/11/2020).

Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada mengatakan, para mahasiswa ini awalnya berlibur di pantai. Mereka tiba sekitar pukul 16.00 WITA.

Mereka bermain di karang yang jaraknya agak jauh dari bibir pantai hingga pukul 19.30 WITA.

Mereka tak sadar air pasang sudah naik dan menggenangi karang-karang di sekitarnya. Sehingga, mereka terjebak dan tak bisa kembali ke daratan.

"Awalnya, dia jalan-jalan ke pantai tapi tak mempertimbangkan air pasang, dia main di karang-karang di pantai itu begitu main dia terjebak sehingga tak bisa balik ke pantai," kata Darmada dihubungi, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Sebut Keterlambatan Penyusunan RKPD karena Kelalaian Khofifah, Kepala Bappekab Jember Kena Sanksi Berat

Setengah jam kemudian, mereka melapor ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali).

Sekitar pukul 21.45 WITA, tim penyelamat Basarnas Bali tiba di Pantai Suluban, Uluwatu. Tim berkoordinasi dengan Balawisata Badung Pos Labuan Sait.

Untuk bisa mengakses lokasi, tim SAR gabungan harus membungkuk melewati bebatuan karena air pasang sedang tinggi.

Tim evakuasi menunggu air laut surut untuk mengevakuasi belasan mahasiswa itu karena mempertimbangkan keselamatan.

Sebab, keadaan yang cukup gelap dan air pasang tinggi dinilai berbahaya.

Saat itu, para mahasiswa berlindung di sebuah goa yang terletak di karang. Lokasi goa itu cukup tinggi sehingga mereka terhindar dari air laut.

"Mereka mencari perlindungan di sebuah goa di sekitar karang. Di sana dia berlindung, goa ini biasanya untuk berlindung ara pemancing ," katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X