5 Fakta Puluhan Warga Tasikmalaya Keracunan Makanan Pesta, Lokasi Terpencil hingga Pasien Dirawat di Madrasah

Kompas.com - 17/11/2020, 14:59 WIB
Warga Kampung Cilimus, Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, masih mendapatkan perawatan seadanya di ruang darurat madrasah akibat keracunan massal hidangan pesta ulang tahun, Selasa (17/11/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAWarga Kampung Cilimus, Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, masih mendapatkan perawatan seadanya di ruang darurat madrasah akibat keracunan massal hidangan pesta ulang tahun, Selasa (17/11/2020).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Puluhan warga Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya keracunan usah menyantap makanan pesta ulag tahun anak-anak pada Minggu (15/11/2020).

Hingga Selasa (17/11/2020), tercatat ada 46 warga yang keracunan. Sebagian dirawat di sebuah madrasah dan sebagian lain dirujuk ke puskesmas terdekat serta RSUD SMC Tasikmalaya.

Sebagian besar korban mengeluh mual, pusing-pusing, dan muntah setelah pulang dari acara ulang tahun anak-anak yang di adakan di Kampung Cintawana.

Baca juga: Hidangan Pesta Ulang Tahun Diduga Terpapar Bakteri, 74 Orang Keracunan di Tasikmalaya

Berikut 5 fakta keracunan massal di Tasikmalaya:

1. Pesta di kampung sebelah

Pesta ulang tahun yang diduga menjadi penyebab keracunan massal warga Desa Sukasenang digelar di Kampung Cintawana, Desa Cikunten, Kecamatan Singaparna pada Minggu (15/11/2020).

Saat itu ada sekitar 40 warga Desa Sukasenang yang pergi ke pesta di Kampung Cintawana. Mereka berangkat secara rombongan.

"Jadi, kalau korban yang di sini paling banyak karena mereka rombongan saat itu pergi ke acara pesta ulang tahunnya," jelas dr. Fitriani Firdaus dari Puskesmas Tanjungjaya.

Di pesta tersebut, tuan rumah menyajikan sambal goreng kentang, pepes ikan, sayur tahu, cabai hijau, daging ayam, sayur sopo, es krim dan kerupuk udang.

Namun sepulang dari pesta, puluhan warga Desa Sukasenang muntah dan mengeluh pusing dan mual. Selama dua hari, ada 47 warga yang mengalami tanda-tanda keracunan.

Baca juga: Warga Tasikmalaya yang Keracunan Massal Dirawat di Madrasah dan RS

2. Dirawat di madrasah

Sebanyak 30 korban dari total 46 korban warga sekampung yang keracunan hidangan pesta ulang tahun masih dirawat di ruang darurat sebuah madrasah Kampung Cilimus, Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (17/11/2020).KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Sebanyak 30 korban dari total 46 korban warga sekampung yang keracunan hidangan pesta ulang tahun masih dirawat di ruang darurat sebuah madrasah Kampung Cilimus, Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (17/11/2020).
Hingga Selasa (17/11/2020) jumlah warga yang mengeluh keracunan makanan mencapai 46 orang.

Karena jumlahnya mencapai puluhan orang, pihak puskesmas membuat ruang perawatan darurat di Madrasah Al Barokah.

Total ada 30-an orang dirawat di madrasah sementara yang lain ada yang dirujuk ke puskesmas terdekat dan di RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X