[POPULER NUSANTARA] Mobil Plat Merah Parkir Pakai Kanopi di Jalan | Khofifah Usul Bupati Jember Non-aktif Dipecat

Kompas.com - 17/11/2020, 06:00 WIB
tangkapan layar foto mobil dinas terparkir di pinggir jalan menggunakan kanopi KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDtangkapan layar foto mobil dinas terparkir di pinggir jalan menggunakan kanopi

KOMPAS.com - Berita tentang mobil dinas milik pejabat Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Nusa Tenggara Barat ( NTB) yang diparkir memakai kanopi di pinggir jalan menuai sorotan.

Mobil berwarna hitam dan berpelat merah itu memiliki nomor polisi DR 191 dan diparkir di jalan Kompleks Perumahan Sweta, Sandubaya, Kecamatan Mataram.

Saat dikonfirmasi, Komisioner KPU NTB Divisi Perencanaaan, Data, dan Informasi Syamsuddin enggan memberikan komentar.

Sementara itu, berita tentang usulan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa soal pemecatan Faida, Bupati Jember non-aktif juga menuai perhatian.

Usulan Gubernur Khofifah itu disebut telah dilayangkan melalui surat ke Mendagri.

Berikut ini berita populer nusantara secara lengkap:

1. Mobil dinas komisioner KPU NTB jadi viral, ini sebabnya...

Ilustrasi media sosial (ipopba)KOMPAS.COM/ Ilustrasi media sosial (ipopba)

Saat dikonfirmasi, Syamsuddin enggan bicara banyak tentang mobil dinas yang parkir di bawah kanopi depan rumahnya itu.

Dirniya mengaku, ingin bicara terlebih dulu dengan pihak yang pertama kali mengunggah foto itu ke media sosial.

"Untuk sementara saya belum bisa menjawab, karena sedang bicara dengan yang meng-upload pertama kali di Facebook, setelah itu saya akan jelaskan duduk persoalannya," kata Syamsuddin melalui pesan singkat, Senin (16/11/2020).

Baca berita selengkapnya: Mobil Dinas yang Parkir dengan Kanopi di Jalan Ternyata Milik Komisioner KPU NTB

2. Khofifah usul Faida dipecat sebagai Bupati Jember

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawasan usai memberikan bantuan di BPSDM Kota Malang, Sabtu (19/9/2020).KOMPAS.COM/ANDI HARTIK Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawasan usai memberikan bantuan di BPSDM Kota Malang, Sabtu (19/9/2020).

Usulan terkait pemecatan bupati non-aktif Faida tertuang dalam surat yang dikeluarkan pada 7 Juli 2020.

Isinya, perihal laporan hasil evaluasi tindak lanjut surat Menteri Dalam Negeri Nomor 700/12429/SJ dan permasalahan penyusunan APBD tahun 2020 Kabupaten Jember.

Dalam surat tersebut diterangkan, usulan pemecatan karena bupati non-aktif Faida tidak melakukan rekomendasi atas pemeriksaan khusus dari Kemendagri pada 11 November 2019.

Alasan kedua, selama empat tahun kepemimpinan Faida, APBD Jember selalu mengalami keterlambatan.

Baca berita selengkapnya: Khofifah Kirim Surat Usulan Pemecatan Bupati Jember Non-aktif Faida kepada Mendagri

3. Sepasang kekasih bunuh mahasiswi

Sepasang kekasih RA (18) dan SB (19) ditangkap karena membawa mayat perempuan berinisial YL (17) yang dibunuhnya dengan cara dicekik. Pelaku membawa mayat korban mengendarai becak motor melintas di Dusun Batu Burbar, Desa Pekan Sawah, Kecamatan Sei Bingai, Langkat pada Sabtu (14/11/2020) siang.Dok. Polres Binjai Sepasang kekasih RA (18) dan SB (19) ditangkap karena membawa mayat perempuan berinisial YL (17) yang dibunuhnya dengan cara dicekik. Pelaku membawa mayat korban mengendarai becak motor melintas di Dusun Batu Burbar, Desa Pekan Sawah, Kecamatan Sei Bingai, Langkat pada Sabtu (14/11/2020) siang.

RA (18) dan SB (19) adalah pasangan kekasih asal Langkat, Medan, Sumatera Utara.

Keduanya tertangkap saat membawa mayat di becak motor saat melintas di Dusun Batu Burbar, Desa Pekan Sawah, Kecamatan Sei Bingai, Langkat pada Sabtu (14/11/2020) siang.

Polisi yang mendapatkan laporan warga langsung terjun ke lokasi dan mengamankan keduanya.

Polisi menduga, kedua pelaku hendak melakukan pencurian di kos korban.

Baca berita selengkapnya: Sepasang Kekasih Tertangkap Bawa Mayat di Becak Motor, Korban Ternyata Mahasiswi

4. Diberi tumpangan, seorang pria cabuli anak pemilik rumah

Ilustrasi pencabulanSHUTTERSTOCK Ilustrasi pencabulan

MZ (19), warga Pekalongan, Jawa Tengah, ditangkap aparat Polres Tanggamus usai diduga melakukan persetubuhan dengan anak dibawah umur berinisial PU (16).

Korban yang masih berstatus pelajar SMA, warga Kecamatan Kota Agung Timur, itu tak lain adalah anak dari pemilik rumah yang telah membantu MZ tinggal selama merantau.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus, AKP Edi Qorinas mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan laporan RD (45) yang merupakan ayah korban.

Baca berita selengkapnya: Dikasihani karena Merantau dari Pekalongan, Pemuda Ini Malah Hamili Anak Pemilik Rumah

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sedang Tidur Pulas, Gadis Ini Mendadak Terbangun gara-gara Pipinya Dielus Pencuri

Sedang Tidur Pulas, Gadis Ini Mendadak Terbangun gara-gara Pipinya Dielus Pencuri

Regional
Bupati Sleman Diduga Tertular Covid-19 dari Seorang Kepala Dinas

Bupati Sleman Diduga Tertular Covid-19 dari Seorang Kepala Dinas

Regional
6 Petugas Bea Cukai Mangkir Dipanggil Polda Riau Terkait Kasus Penembakan Haji Permata

6 Petugas Bea Cukai Mangkir Dipanggil Polda Riau Terkait Kasus Penembakan Haji Permata

Regional
Singkirkan Petahana, Panca-Ardani Ditetapkan Sebagai Paslon Terpilih Pilkada Ogan Ilir

Singkirkan Petahana, Panca-Ardani Ditetapkan Sebagai Paslon Terpilih Pilkada Ogan Ilir

Regional
Tes Cepat Antigen di Perbatasan Banyumas Berbayar, Warga Pendatang: Enggak Bawa Uang

Tes Cepat Antigen di Perbatasan Banyumas Berbayar, Warga Pendatang: Enggak Bawa Uang

Regional
Sebelum Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Disuntik Vaksin Minggu Lalu

Sebelum Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Disuntik Vaksin Minggu Lalu

Regional
Puluhan Pengungsi Gempa Sulbar Pilih Pulang Kampung ke Jatim

Puluhan Pengungsi Gempa Sulbar Pilih Pulang Kampung ke Jatim

Regional
Kasus Penembakan Petugas Bea Cukai di Riau, Total 4 Orang Tertembak, Termasuk Haji Permata

Kasus Penembakan Petugas Bea Cukai di Riau, Total 4 Orang Tertembak, Termasuk Haji Permata

Regional
Resmi Pimpin Kembali Kota Semarang, Hendi Akan Fokus Realisasikan Janji Kampanye

Resmi Pimpin Kembali Kota Semarang, Hendi Akan Fokus Realisasikan Janji Kampanye

Regional
Pembersihan Material Longsor di Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran Pakai Kendaraan Taktis Polisi

Pembersihan Material Longsor di Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran Pakai Kendaraan Taktis Polisi

Regional
Sanksi Denda Pelanggar Protokol Kesehatan di Sumedang, Satpol PP Kumpulkan Rp 137 Juta

Sanksi Denda Pelanggar Protokol Kesehatan di Sumedang, Satpol PP Kumpulkan Rp 137 Juta

Regional
Mayat Perempuan Setengah Telanjang Ditemukan di Tengah Sawah di Karawang

Mayat Perempuan Setengah Telanjang Ditemukan di Tengah Sawah di Karawang

Regional
Tega Bunuh Ibu gara-gara Uang Rp 300.000, Pria Ini Divonis Penjara Seumur Hidup

Tega Bunuh Ibu gara-gara Uang Rp 300.000, Pria Ini Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Tak Ada Sengketa Pilkada, KPU Bantul dan Gunungkidul Tetapkan Paslon Terpilih Besok

Tak Ada Sengketa Pilkada, KPU Bantul dan Gunungkidul Tetapkan Paslon Terpilih Besok

Regional
Patroli di Selat Malaka, Bea Cukai Amankan 17.000 Botol Miras dan 500.000 Batang Rokok Ilegal

Patroli di Selat Malaka, Bea Cukai Amankan 17.000 Botol Miras dan 500.000 Batang Rokok Ilegal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X