Kompas.com - 16/11/2020, 11:51 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

PONTIANAK, KOMPAS.com – Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan mengapung di Parit Tokaya, Jalan Gajahmada Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Senin (16/11/2020) 04.30 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polii mengetakan, kepolisian masih menyelidiki identitas dan penyebab kematian mayat tersebut.

“Masih sedang dicek oleh dokter,” kata Rully kepada wartawan, Senin pagi.

Baca juga: Mayat Bocah Laki-laki Tersangkut di Pintu Air Bekasi Timur

Menurut Rully, saat ditemukan, mayat itu dalam kondisi membengkak dan mengenakan baju lengan pendek hitam, bercelana panjang jenis jin biru.

“Tingginya sekitar 165 sentimeter dan berambut mohawk,” ungkap Rully.

Rully menjelaskan, mayat tersebut ditemukan salah seorang warga usai melaksanakan shalat subuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan keterangannya, saat ditemukan, si mayat mengapung dalam kondisi telungkup.

“Kemudian saksi memberitahukan ke warga setempat, lalu warga setempat melaporkan hal tersebut ke anggota kepolisian,” ujar Rully.

Baca juga: Kronologi Ditemukannya Mayat Wanita Dalam Karung, Berawal dari Bau Tak Sedap

Untuk mengungkap kasus tersebut, lanjut Rully, pihaknya telah mendatangi lokasi untuk menggelar olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.

Selain itu, penyidik juga masih menunggu hasil otopsi.

“Kepada seluruh masyarakat, yang merasa ada keluarga hilang dengan ciri-ciri yang sama, diharap segera mendatangi kantor kepolisian terdekat,” tutup Rully.



Rekomendasi untuk anda
100 HARI KELILING INDONESIA
Jawa Barat Membangun | Jalan-Jalan
Jawa Barat Membangun | Jalan-Jalan
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.