Tak Kantongi Izin, Wakil Wali Kota Bima Nekat Bangun Dermaga, Ini Akibatnya

Kompas.com - 15/11/2020, 14:21 WIB
Kasat Reskrim Polres Bima Kota, Iptu Hilmi Prayugo KOMPAS.COM/SYARIFUDINKasat Reskrim Polres Bima Kota, Iptu Hilmi Prayugo

KOMPAS.com - Polisi memastikan penetapan Wakil Wali Kota Bima FS sebagai tersangka dalam kasus pembangunan dermaga yang diduga ilegal sudah sesuai prosedur.

"SF kita tetapkan sebagai tersangka karena membangun jetty atau dermaga secara ilegal disekitar vila pribadinya. Jadi, yang bersangkutan melanggar Pasal 109 Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup," kata Kasat Reskrim Polres Bima Kota, Iptu Hilmi Prayugo, di Mapolres Bima Kota, Sabtu (14/11/2020).

Hilmi menambahkan, polisi juga telah meminta keterangan para saksi dari pihak lingkungan hidup dan DKP Kota Bima juga.

Baca juga: Tak Ada Angin dan Hujan, Pohon Setinggi 8 Meter di Bandung Roboh, Tewaskan 2 Mahasiswa

"Termasuk Wakil Wali Kota juga sudah kita ambil keterangan. Selama proses penyelidikan dan penyidikan, dia sangat kooperatif," ucapnya.

Namun demikian, sebelum di P-21, rencananya penyidik akan memanggil kembali SF untuk dimintai keterangan guna melengkapi berkas perkara wakil pimpinan kepala daerah tersebut.

Tak ditahan

Hilmi juga menjelaskan, polisi tidak melakukan penahanan kepada SF. Alasannya, ancaman hukumannya kurang dari 5 tahun.

"Yang bersangkutan tidak ditahan karena pidananya dibawah 5 tahun," pungkasya.

Dalam kasus itu, SF terancam hukuman pidana 1 hingga 3 tahun penjara dengan denda maksimal Rp 3 Miliar.

Baca juga: Bangun Dermaga secara Ilegal, Wakil Wali Kota Bima Ditetapkan Tersangka

Dilaporkan LSM

Salah satu LSM melaporkan SF karena membangun dermaga di sekitar vila pribadinya.

Vila milik SF itu diketahui berada di pinggir pantai di kawasan Bonto, Kelurahan Kolo, Kota Bima.

Baca juga: Tenaga Medis Positif Covid-19 Terus Bertambah, 4 Ruang Layanan RSUD Bima Ditutup

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X