Fakta Penemuan Jenazah Wanita Pengendara Ojol, Berawal Bau Tak Sedap dari Dalam Karung

Kompas.com - 15/11/2020, 12:31 WIB
Ilustrasi garis polisi. THINKSTOCKIlustrasi garis polisi.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Sesosok jenazah wanita ditemukan sudah membusuk di dalam karung, pada Sabtu (14/11/2020).

Lokasi penemuan jenazah tersebut berada di sekitar penginapan di kawasan Kacang Pedang, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Penemuan jenazah itu sontak membuat geger warga sekitar.

Dari pemeriksaan yang dilakukan polisi, identitas korban diketahui bernama Ayu (29) yang berprofesi sebagai pengendara ojek online.

Baca juga: Bau Tak Sedap Tercium dari Dalam Karung, Saat Dibuka Ternyata Isinya Jenazah Wanita

Berikut ini fakta selengkapnya.

Berawal dari bau tak sedap

Kasus penemuan jenazah itu pertama kali ditemukan oleh seorang petugas kebersihan penginapan bernama Purtanto.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat itu, saksi yang sedang menjemur pakaian mencium bau tak sedap dari dalam karung.

Setelah diperiksa, ia sontak kaget lantaran berisi jenazah yang sudah membusuk.

"Kaget saya dan tak tahu persoalannya. Saya malah baru kerja empat hari di sini," ujar dia, Sabtu.

Mengetahui hal itu, ia lalu melaporkannya kepada pimpinan dan diteruskannya kepada polisi.

Baca juga: Misteri Penemuan Jenazah Wanita Ojek Online, Diduga Kasus Pencurian

Diduga korban pembunuhan

Mendapat laporan itu, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian.

Hasil penyelidikan sementara yang dilakukan, kuat dugaan korban tewas akibat pembunuhan.

Sebab, selain jenazahnya berada di dalam karung, di sekitar lokasi kejadian juga ditemukan adanya bercak darah.

"Dari tempat kejadian ditemukan sejumlah barang bukti dan adanya bercak darah. Seseorang yang berkaitan dengan mayat tersebut sedang didalami," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra.

Baca juga: Sederet Fakta Video Mesum Bidan dan Dokter di Jember, Rumah Tangga Hancur dan Terancam Dipecat

Motor korban hilang

Selain itu, dari pengembangan penyelidikan yang dilakukan, sepeda motor korban yang diketahui bernomor polisi BN 4578 PC untuk ojek online juga raib.

Adi menduga, kendaraan itu dibawa oleh pelaku yang sebelumnya bersama korban.

"Motor korban diduga dibawa pelaku," katanya.

Sedangkan jenazah korban, lanjut Adi, saat ini sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi.

Jika melihat kondisi korban yang sudah membusuk tersebut, diperkirakan mayatnya sudah diletakan dalam karung sejak tiga hari lalu.

Penulis : Kontributor Pangkalpinang, Heru Dahnur | Editor : Abba Gabrillin, David Oliver Purba



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X