East Java Fashion Harmony 2020, Bangkitkan Semangat Desainer dan Pembatik saat Pandemi

Kompas.com - 15/11/2020, 07:43 WIB
Kegiatan East Java fashion harmoni 2020 di pantai Solong Banyuwangi Sabtu (14/11/2020) KOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADIKegiatan East Java fashion harmoni 2020 di pantai Solong Banyuwangi Sabtu (14/11/2020)

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Sebanyak 12 desainer dan pengrajin batik berkolaborasi untuk memamerkan karyanya dalam acara East Java Fashion Harmony 2020 di Pantai Solong di Kelurahan Sukowidi, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (14/11/2020).

Acara tersebut menjadi awal kebangkitan kreasi dan inovasi para desainer serta pembatik di tengah pandemi Covid-19.

Sebab, sejak wabah virus corona melanda, tidak ada kegiatan fashion show.

"Event ini membuat kami kembali bersemangat," kata salah satu desainer asal Surabaya, Lia Afif pada Kompas.com di lokasi acara.

Baca juga: 64 Tim Ikut Liga Mahasiswa E-sports Jatim

Menurut dia, semua event yang sudah terjadwal, menjadi tertunda karena wabah virus corona.

Seperti acara Indonesia Fashion Week dan Surabaya Fashion Parade.

Untuk itu, kegiatan peragaan busana yang digagas oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemprov Jawa Timur itu dinilai patut diapresiasi.

Sebab tak hanya desainer yang semakin bersemangat, namun juga pembatik dan para model.

"Ini event pertama selama pandemi, sebelumnya tidak ada," tutur dia.

Baca juga: Terima Bintang Mahaputera Utama, Khofifah: Ini untuk Seluruh Rakyat Jatim

Lia Afif kembali termotivasi untuk terus berkarya di tengah wabah Covid-19.

Dia turut berpartisipasi dengan menampilkan desain bertema Cakra Dahana.

"Itu diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti cakra itu pusat, dahana adalah perhatian," kata dia.

Nama itu memiliki harapan, agar karya yang dibuatnya bisa menjadi pusat perhatian dalam event tersebut.

Dia menampilkan lima koleksi busana.

"Kali ini saya berkolaborasi dengan batik Pamekasan, yakni motif batik segitiga dan bunga," ujar dia.

Kegiatan East Java fashion Harmony di pantai selong Banyuwangi Sabtu (14/11/2020KOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADI Kegiatan East Java fashion Harmony di pantai selong Banyuwangi Sabtu (14/11/2020

Sementara itu, Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan yang kedua.

Acara ini digelar sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Panitia memilih Pantai Solong karena memungkinkan bisa menjadi tempat yang mempromosikan batik di Jawa Timur, terutama batik gringsing," ucap Khofifah.

Menurut dia, batik gringsing merupakan batik tulis kekayaan bangsa yang tertua di Jawa Timur.

Baca juga: Cendera Mata Lapik Koto Dian, dari Kursi Depati hingga Pelaminan

Ada berbagai nilai seni dan kearifan yang ditulis di dalam lembaran batik itu.

Untuk itu, batik ini perlu terus dijaga, dilestarikan dan dikomunikasikan pada daerah lain, tak hanya di Jawa Timur.

Kemudian bersinergi dengan berbagai produsen batik.

"Hari ini tinggal di belahan manapun, melalui East Java Fashion Harmony, hati semua warga ditarik ke Indonesia, didekatkan ke Jawa Timur melalui aneka batik dan nilai luhur bangsa, " kata Khofifah.

Baca juga: Kisah Tenun Cual Khas Bangka, Meredup karena Perang Dunia

Khofifah menilai, kegiatan tersebut menjadi kekuatan bersama untuk memperkenalkan produk bangsa.

Apalagi di tengah pandemi Covid-19, acara ini membangkitkan inovasi dan kreatifitas para pembatik dan desainer.

"Inovasi dan kreasi tetap menemukan ruang," tutur dia.

Dia menambahkan, kegiatan peragaan busana ini juga menjadi refrensi dan pergerakan kehidupan ekonomi masyarakat.

Pembatik gringsing bisa tetap bertahan di tengah perkembangan zaman.

Kegiatan tersebut mengenalkan batik tertua di Jawa Timur kepada dunia, yakni batik gingsing.

Pagelaran tersebut disaksikan oleh perwakilan KBRI dari sejumlah negara, seperti Dubai, Moscow, Denmark, Paris, Australia dan Laos secara daring.

Ada 12 desainer yang berkolaborasi dengan pengrajin batik di Jawa Timur. Totalnya ada 65 busana yang diperagakan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X