Begini Cara Tim Pemenangan Hendi-Ita Dorong Partisipasi Pemilih Pilkada 2020

Kompas.com - 13/11/2020, 23:52 WIB
Ketua Tim pemenangan pasangan calon petahana Wali Kota dan Wakil Walikota Semarang, Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita), Kadarlusman KOMPAS.com/istimewaKetua Tim pemenangan pasangan calon petahana Wali Kota dan Wakil Walikota Semarang, Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita), Kadarlusman

SEMARANG, KOMPAS.com - Tingkat partisipasi pemilih pada pemilihan kepala daerah ( Pilkada) Kota Semarang ditargetkan sebesar 77,5 persen.

Ketua Tim pemenangan pasangan calon wali Kota dan Wakil Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) Kadarlusman mengatakan, pihaknya tengah fokus mendorong partisipasi pemilih Pilkada 2020.

Menurut dia, target yang ditetapkan KPU Kota Semarang tersebut lebih tinggi dari tingkat partisipasi di Pilwakot tahun 2010 dan 2015.

"Tingkat partisipasi di Pilwalkot Semarang tahun 2010 kan sekitar 60 persen, kemudian di Pilwalkot Semarang tahun 2015 naik menjadi 65,97 persen. Lalu pada tahun 2020 ini ditargetkan bisa naik lebih dari 11 persen. Maka ini menjadi tantangan kita bersama," katanya dalam siaran pers, Jumat (13/11/2020).

Baca juga: Pilkada Semarang Diikuti Calon Tunggal, KPU Bakal Gelar Penajaman Visi Misi

Menurutnya, salah satu tantangan kesuksesan dalam Pilwakot Semarang pada 9 Desember mendatang yakni tingkat partisipasi pemilih.

Pasalnya, selain dilaksanakan di tengah pandemi, sebagian masyarakat berpendapat jika suaranya tak akan berpengaruh besar dalam kemenangan Hendi-Ita sebagai calon tunggal.

"Saya rasa kunci terpenting kesuksesan Pilwalkot 9 Desember 2020 nanti justru ada pada partisipasi masyarakat. Yang pertama dalam hal partisipasi mendukung proses pencoblosan yang aman dan sehat, dengan adanya kesadarang diri masing - masing dalam menjalankan 3M," ujarnya.

Baca juga: Ingin Genjot Partisipasi Pemilih, KPU Akan 3 Kali Gelar Debat Paslon Pilkada Depok

Selain itu, kata dia, tantangan berikutnya adalah tentang partisipasi dalam menyalurkan hak suara itu sendiri dengan datang ke TPS.

Untuk itu, selama tahapan kampanye dalam waktu kurang dari sebulan ini pihaknya fokus melakukan sosialisasi, baik door to door maupun berkomunikasi dengan berbagai komunitas.

"Harapannya upaya kami ini bisa didukung dengan kesadaran diri masing - masing masyarakat Kota Semarang yang menjadikan penyaluran hak suara dalam Pilwalkot Semarang 2020 sebagai sebuah hal yang wajib," tegas pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Semarang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Regional
Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Regional
Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Regional
Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Regional
Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X