Panwascam Batam Kota Dipukul di Acara Cagub Kepri, Ini Keterangan Polisi

Kompas.com - 13/11/2020, 15:09 WIB
Ilustrasi PIXABAY.comIlustrasi

BATAM, KOMPAS.com – Kasus pemukulan terhadap Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Batam Kota Salim sedang ditangani oleh polisi.

Kasus dugaan pengeroyokan itu terjadi pada saat Salim tengah mengawasi acara salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kepri, Soerya Respationo-Iman Sutiawan, di Baloi, Batam, Kepri, Kamis (12/11/2020).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri Kombes Arie Darmanto megaku telah menerima laporan terkait aksi dugaan pemukulan terhadap Panwascam yang sedang menjalankan tugas.

Baca juga: Panwascam Batam Kota Diduga Dipukul Saat Awasi Kampanye Calon Gubernur

Sejauh ini, polisi masih tahap penyelidikan dengan meminta keterangan korban dan memeriksa beberapa orang saksi pada saat kejadian pemukulan tersebut.

“Masih proses permintaan keterangan korban dan sejumlah saksi yang ada di lokasi kejadian,” kata Arie melalui telepon, Jumat (13/11/2020).

Menurut Arie, berdasarkan laporan, kejadian ini berawal saat korban mendatangi kegiatan kampanye dari salah satu paslon nomor urut 01 serta paslon calon wali kota Batam nomor urut 01 di Ruko Center Park.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Rumah Permanen Dibangun di Tengah Kuburan Cikadut

Acara tersebut adalah peresmian Posko Relawan Sinergi-Luar Biasa (Nias).

Adapun kehadiran korban di sana sehubungan tugasnya untuk mengawasi tahapan Pilkada 2020, agar tidak terjadi pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh paslon.

“Apa yang dilakukan korban ini dijamin dalam Undang-Undang Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020,” kata Arie.

Baca juga: Heboh Pembongkaran Mushala untuk Tambang Emas, Ini Penjelasannya

Kemudian, menurut Arie, pemukulan terjadi setelah korban menghubungi Komisioner Bawaslu Kota Batam dari Divisi Pengawasan.

Korban menanyakan apakah tarian bersama diperbolehkan dalam kegiatan kampanye dengan menyertai bukti rekaman video aksi tarian tersebut.

Dari hasil koordinasi tersebut, korban mendapatkan petunjuk dari Bawaslu yang menyebutkan bahwa tarian bersama tidak boleh.

Korban kemudian mendatangi ketua paguyuban dan mengatakan tarian bersama itu tidak dibenarkan dan harus dihentikan, karena berpotensi menciptakan kerumunan orang.

“Saat itulah terjadi penganiayaan hingga diduga mengalami pengeroyokan dan hal itu dibuktikan dengan hasil visum yang diserahkan oleh korban,” kata Arie.

Kepada polisi, korban menjelaskan bahwa oknum panitia berdalih kegiatan kampanye paslon telah selesai dan kegiatan tarian itu hanya sebagai hiburan untuk masyarakat semata.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.