4 Fakta Surat Palsu Gubernur Kaltim Minta Sumbangan Pengamanan, Tercantum Nomor WhatsApp dan Rekening

Kompas.com - 13/11/2020, 11:55 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Surat palsu mengatasnamakan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor beredar di sejumlah direksi perushaan di Kaltim sejak Senin (9/11/2020).

Surat tersebut meminta bantuan dana pengamanan pelaksaan Pilkada karena Pemprov Kaltim kekurangan dana APBD.

Terkait surat palsu tersebut, Gubernur Isran Noor melalui Biro Hukum Sekretariat Provinsi Kaltim resmi membuat laporan ke Polda Klatim pada Rabu (11/11/2020).

Berikut 4 Fakta surat palsu yang mengatasnamakan Gubernur Kaltim Isran Noor:

Baca juga: Gubernur Kaltim Buat Laporan Polisi Terkait Surat Palsu Permintaan Bantuan Pilkada

1. Humas pastikan surat tersebut palsu

Surat palsu yang mengatasnamakan Gubernur Isran Noor memiliki nomor surat 443/1827.02/11-II/BKD dan berkop Gubernur Kaltim.

Surat tersebut menyebutkan jika Gubernu Kaltim meminta bantuan dana pengamanan pelaksaan pilkada karena Pemprov Kaltim kekurangan dana APBD.

Kepala Biro Humas Kaltim M Syafranuddin memastikan surat tersebut hoaks atau palsu.

“Kami kaget begitu dapat pemberitahuan dari pihak Bank Mandiri. Mereka konfirmasi ke Pemprov Kaltim. Kami tegaskan itu hoaks,” ungkap pria dengan sapaan Ivan ini saat dihubungi Kompas.com, Senin (9/11/2020).

Ivan menegaskan Gubernur Kaltim tidak pernah mengeluarkan surat apapun perihal permintaan bantuan dana untuk pelaksaan pilkada 2020.

Sebab, Pemprov Kaltim sudah menyediakan anggaran.

Baca juga: Beredar Surat Palsu Gubernur Kaltim Minta Sumbangan Pengamanan Pilkada, Humas: Kami Lapor Polisi

2. Sertakan nomor whatsapp dan rekening

Ilustrasi WhatsappShutterstock/Antonio Salaverry Ilustrasi Whatsapp
Di dalam surat bernomor 443/1827.02/11-II/BKD dan berkop Gubernur Kaltim, pelaku menyertakan nomor WhatsApp dan nomor rekening atas nama Achmad Abidin.

Nomor rekening yang disertakan adalah 123-000-993005-0 milik Bank Mandiri atas nama Achmad Abidin dan nomor WhatsApp 1821 1456 8768.

Ia mengatakan jika stempel dan juga tanda tangan Gubernur dipalsukan.

“Nomor surat dan urusan suratnya aneh. Stempel dan tanda tangan Pak Gubernur juga palsu,” jelas dia.

Baca juga: Pemprov Banten Akan Lapor Polisi soal Surat Palsu Permintaan Bantuan Pilkada

3. Dilaporkan ke polisi

Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor melalui Biro Hukum Sekretariat Provinsi Kaltim, resmi membuat laporan ke Polda Kaltim, Rabu (11/11/2020).

Surat pengaduan polisi, kata Ivan sapaan akrab Syafranuddin, ditandatangani langsung Gubernur Isran Noor, diserahkan dirinya dan Kabag Bantuan Hukum Biro Hukum Setdaprov Kaltim, Edy untuk laporan polisi.

“Harapan kami kasus pemalsuan surat Gubernur Kaltim bisa diusut sehingga pelakunya bertanggung jawab,” tegas Ivan.

Saat melaporkan pihaknya melampirkan bukti-bukti di antaranya bukti surat palsu tersebut, serta nama dan pemilik nomor rekening yang tercantum dalam surat tersebut.

Baca juga: Polres Bandara Soetta Tangkap Calon Penumpang yang Pakai Surat Palsu Bebas Covid-19

4. Belum ada laporan korban

Kepala Biro Humas Kaltim Syafranuddin didampingi Kabag Bantuan Hukum Biro Hukum Setdaprov Kaltim, Edy saat membuat laporan ke Polda Kaltim, Rabu (11/12/2020). Dok. Biro Humas Pemprov Kaltim Kepala Biro Humas Kaltim Syafranuddin didampingi Kabag Bantuan Hukum Biro Hukum Setdaprov Kaltim, Edy saat membuat laporan ke Polda Kaltim, Rabu (11/12/2020).
Kepala Biro Humas Kaltim M Syafranuddin sejauh ini pihaknya belum menerima laporan dari masyarakat atau perusahaan yang tertipu atau pernah mengirim uang ke rekening tersebut.

“Karena itu kami juga minta kepada masyarakat yang merasa pernah transfer uang ke rekening yang tercantum dalam surat segera lapor kami biar kami teruskan ke polisi,” jelasnya.

Selain itu Ivan juga mengingatkan kepada perusahaan atau masyarakat yang menerima surat tersebut agar tidak melayani permintaan tersebut.

Selain itu jika menemukan ada yang mengantar surat palsu tersebut untuk segera diamankan guna proses hukum.

“Nomor surat dan urusan suratnya aneh. Stempel dan tanda tangan Pak Gubernur juga palsu,” jelas dia.

Baca juga: 70 Persen Kasus Positif Covid-19 Kaltim Disumbang dari Klaster Keluarga dan Perusahaan

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Zakarias Demon Daton | Editor : Khairina, Dony Aprian)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

Regional
Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Regional
Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Regional
Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Regional
Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Regional
Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Regional
Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X