Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/11/2020, 09:18 WIB

LEBAK, KOMPAS.com - Anggota DPRD Banten, Ade Hidayat, cekcok dengan petugas saat terjaring razia masker di Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (12/11/2020).

Video perdebatan antara Ade dan petugas viral di media sosial.

Ade mengungkapkan, alasan dirinya marah lantaran tidak terima dengan perlakuan petugas. Ade mengatakan, dirinya diperlakukan seperti maling.

"Saya katakan, ini kok saya dikerumuni, emang saya maling, saya tanya begitu. Kan saya bukan maling, diserang banyak orang, saya bukan maling lho, apa-apaan," kata Ade saat dikonfirmasi terkait video tersebut, Kamis.

Baca juga: Video Viral Anggota DPRD Marah-marah karena Merasa Dibentak Petugas Razia Masker

Ade bercerita, awal mula cekcok dengan petugas terjadi saat dirinya tidak menuruti permintaan petugas untuk turun dari mobil.

Dia diminta turun dari mobil lantaran, menurut perkiraannya, petugas melihat tidak memakai masker.

"Karena pertama saya susah turun, karena urgensinya saya sudah pakai masker, apalagi? Kan gitu. Lalu berdebat di luar untuk apa, saya berpikiran begitu," kata Ade.

Kendati demikian, Ade tetap turun dari kendaraan pribadinya. Setelah itu Ade terlibat debat dengan sejumlah petugas seperti terekam dalam dua potongan video yang viral.

Baca juga: Unggah Video Jalan Rusak di Desanya, Warga Lebak Dibawa ke Kantor Polisi

Mengaku dibentak petugas

Dalam perdebatan tersebut Ade mengaku dibentak-bentak petugas.

Debat antara kedua belah pihak terhenti setelah petugas mengetahui jika Ade adalah anggota DPRD Banten.

Saat itu Ade tengah mengingatkan petugas tersebut untuk menertibkan tidak dengan membentak-bentak melainkan dengan cara edukasi kepada masyarakat.

"Saya bilang, bagaimana jika terjadi pada masyarakat biasa. Lalu mereka tanya, emang bapak siapa? Saya jelaskan bahwa saya Anggota DPRD Provinsi Banten wakil ketua Komisi tiga, Ketua DPC Gerindra Lebak," kata Ade.

Baca juga: Ditegur Tak Pakai Masker, Pelajar SMA Maki Polisi dan Sebut Corona adalah Konspirasi

 

Penjelasan petugas razia

Kepala Satpol PP Lebak, Dartim, mengatakan Ade terjaring razia penerapan disiplin protokol kesehatan yang digelar tim gabungan. Razia tersebut, kata Dartim menyasar masyarakat yang belum patuh aturan protokol kesehatan.

Razia tersebut, kata Dartim digelar pada Kamis sejak pukul 08.00 WIB, sementara peristiwa dalam video terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

Sebagaimana masyarakat lainnya, menurut Dartim, Ade diberhentikan karena tidak mengenakan masker.

"Kami sih sebagai petugas tidak tahu yang bersangkutan siapa, jabatan apa. Pada saat bersangkutan didapati petugas tidak melaksanakan prokes ya kita tegur," kata Dartim dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Tetap langgar aturan

Soal Ade tengah berada di dalam kendaraan pribadinya, Dartim mengatakan bahwa Ade tetap melanggar aturan, lantaran dala aturan PSBB, masyarakat wajib mengenakan masker saat berada di luar rumah.

"Aturan di perbup (peraturan bupati) di luar rumah wajib memakai masker. Yang bersangkutan kan di luar rumah. Aktivitas luar. Memang banyak diperdebatkan, di DKI juga seperti itu pernah. Tapi kalau kita bunyi aturannya saja gimana, itu yang kita terjemahkan," kaya Dartim.

Dartim mengatakan, sejak penerapan disiplin protokol kesehatan diberlakukan pada Juli 2020 lalu, peristiwa ini merupakan yang pertama terjadi. Sebelumnya, kata dia, masyarakat yang ditegur mengikuti aturan yang disampaikan petugas.

Razia penerapan disiplin protokol kesehatan ini, kata Dartim akan terus berlangsung hingga PSBB Tahap 2 berakhir pada 19 November 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Regional
Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.