Kompas.com - 13/11/2020, 07:27 WIB
Mantan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto usai memberi kesaksian di PTUN Makassar, Selasa (14/1/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANMantan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto usai memberi kesaksian di PTUN Makassar, Selasa (14/1/2020).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Polisi menghentikan kasus dugaan politik uang dengan modus bagi-bagi beras yang dilakukan tim pasangan calon wali kota Makassar nomor urut 1 Danny Pomanto-Fatmawati Rusdu.

Penghentian dilakukan karena penanganan kasus tersebut sudah melewati 14 hari.

Kasus itu berawal saat sebuah video yang merekam tim kampanye Donny-Fatmawati sedang bagi-bagi beras, viral di media sosial.

Video tersebut kemudian dilaporkan atas dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh paslon nomor urut 1 di Pilkada Makassar.

Baca juga: Cawalkot Makassar Danny Pomanto Diperiksa Polisi Terkait Video Bagi-bagi Beras

Berikut 6 Fakta kasus bagi-bagi beras cawalkot Makassar Danny Pomanto:

1. Video bagi-bagi beras viral di media sosial

Sebuah video bagi-bagi beras yang disebut dilakukan tim kampanye calon wali kota Makassar nomor urut 1 Danny Pomanto-Fatmawati Rusdu, viral di media sosial.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kasus tersebut kemudian ditangani oleh Sentra Gakkumdu Makassar pada 3 Oktober 2020.

Pada 13 Oktober 2020, Bawaslu meneruskan laporan tersebut ke Polrestabes Makassar.

Di hari yang sama polisi melakukan pemanggilan saksi dan ahli serta penyitaan barang bukti serta berkoordinasi dengan jaksa.

Baca juga: Sumbangan Dana Kampanye Keponakan JK Rp 7,6 Miliar, Danny Pomanto Rp 200 Juta

2. Amiruddin dan istri jadi tersangka

Pada 22 Oktober 2020, polisi melakukan gelar perkara dan menetapkan Amiruddin serta istrinya, Sumiati sebagai tersangka.

Dua tersangka tersangka tersebut berperan sebagai orang yang membagi-bagikan beras seperti yang terekam di video yang beredar.

Meski berstatus tersangka, keduanya belum pernah menjalani pemeriksaan penyidik Sentra Gakkumdu Polrestabes Makassar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X