Seekor Kerbau Keturunan Kiai Slamet Milik Keraton Solo Mati

Kompas.com - 12/11/2020, 10:45 WIB
Kerbau sakral Keraton Solo keturunan Kiai Slamet yang masih tersisa, Rabu (11/11/2020). TribunSolo.com/Ilham oktafianKerbau sakral Keraton Solo keturunan Kiai Slamet yang masih tersisa, Rabu (11/11/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Kerbau bule keturunan kerbau Kiai Slamet milik Keraton Solo mati. Hewan yang dikeramatkan itu mati karena sakit dan faktor usia.

Tim Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo KRT Sulistyo Wartonagoro mengatakan, kerbau yang mati bernama Nyai Manis Sepuh.

Kerbau yang mati dalam usia 35 tahun pada Rabu (11/11/2020) 07.00 WIB, dikuburkan di Sitihinggil Kidul Keraton Solo yang merupakan kandang kerbau Kiai Slamet.

Baca juga: Curi 10 Kerbau, Residivis Ini Ditembak Polisi

Prosesi pemakaman kerbau ini mengikuti adat Keraton Solo. Kerbau itu kafani dan dikubur dengan menghadap arah kiblat.

"Jadi sebelum mati kemarin ada masalah lambung dan faktor usia. Usianya itu sekitar 35 tahun," kata dia saat dikonfirmasi, Kamis (12/11/2020).

Dia mengatakan kerbau Nyai Manis Sepuh ini sudah lama tidak dikeluarkan Keraton Solo dalam tradisi kirab pusaka di malam 1 Suro.

Menurut dia, faktor usia yang menjadi alasan Keraton Solo tidak mengeluarkan kerbau tersebut dalam tradisi kirab pusaka.

"Fisiknya sudah tidak kuat, tidak seperti yang kerbau muda," kata dia.

Baca juga: Ritual Adat Potong Kerbau Iringi Pendaftaran Calon Bupati Perempuan Pertama di TTU

Kerbau Kiai Slamet merupakan klangenan atau kesayangan Raja Keraton Solo Susuhunan Pakubuwana II.

Kerbau itu merupakan pemberian Bupati Ponorogo.

Binatang ini selalu dikeluarkan Keraton Solo dalam tradisi kirab pusaka di malam 1 Suro.

Dengan matinya kerbau Nyai Manis Sepuh, kata Sulistyo, jumlah keturunan kerbau Kiai Slamet Keraton Solo tinggal 21 ekor.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Regional
Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Regional
Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Regional
Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Regional
Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X