Bandelnya Eks Napi Asimilasi, Tak Kapok Masuk penjara Lagi gara-gara Jual Sabu

Kompas.com - 12/11/2020, 10:09 WIB
Ilustrasi thawornnurakIlustrasi

PEKANBARU, KOMPAS.com - TY (38), eks napi asimilasi, belum kapok masuk penjara gara-gara narkoba.

Warga Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, ini baru keluar dari penjara dan ditangkap lagi dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu.

Pria yang berprofesi sebagai buruh ini ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Tampan, Rabu (11/11/2020).

Kapolsek Tampan mengatakan, dari tangan tersangka TY diamankan barang bukti empat paket kecil sabu seberat 3,41 gram.

"Tersangka TY ini residivis kasus narkoba dengan vonis empat tahun delapan bulan penjara di Lapas Bangkinang, Kabupaten Kampar. Tersangka bebas karena mendapat program asimilasi sejak Agustus 2020 lalu," ungkap Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApps, Kamis (12/11/2020).

Baca juga: Jaringan Pengedar Aceh-Sumut-Jambi Tertangkap Bawa 14,8 Kg Sabu dalam Loud Speaker

Ambarita mengatakan, ditangkapnya tersangka TY berdasarkan laporan dari masyarakat.

Dimana tersangka mengedarkan sabu di wilayah Kecamatan Tampan.

Informasi tersebut ditindaklanjuti Kanit Reskrim Polsek Tampan Iptu Noki Loviko bersama anggotanya. Dalam penyelidikan, tersangka diketahui akan transaksi narkoba.

"Tersangka saat itu sedang melintas di kawasan Jalan HR Soebrantas, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan, hendak transaksi sabu," ujar Ambarita.

Setelah dilakukan pencarian, Rabu sore kemarin tersangka berhasil dibekuk petugas.

Baca juga: 50 Kg Sabu dari Malaysia Senilai Rp 100 M Digagalkan Masuk Dumai, Ternyata Dikendalikan dari Lapas

Dari hasil penggeledahan, petugas menemikan awalnya satu paket sabu seharga Rp 400.000, dan uang tunai Rp 120.000 hasil penjualan sabu.

Lalu, dari saku celana kiri tersangka ditemukan lagi tiga paket sabu seharga Rp 500.000, satu unit handphone, serta sepeda motor tersangka turut disita.

"Tersangka mengaku membeli barang haram itu dari seseorang berinisial DR di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Sabu yang dibeli dijual lagi oleh tersangka TY. Sejak bebas dari penjara, dia sudah tiga kali membeli sabu dari DR. Untuk pelaku DR masih DPO (dalam pencarian orang)," kata Ambarita.

Selain mengedarkan, tambah dia, tersangka TY juga menggunakan narkotika. Itu diketahui setelah dilakukan cek urine dan hasilnya positif  mengandung methamphetamin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X