BUMDes Ini Tetap Kreatif Selama Pandemi, Buat Perabotan dari Bambu, Omzetnya Belasan Juta Rupiah

Kompas.com - 12/11/2020, 09:54 WIB
Foto : Perabot rumah tangga dari bambu, hasil produksi Bumdes Teguh Mandiri, Desa Nelle, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka, NTT. Dokumen Bumdes Teguh MandiriFoto : Perabot rumah tangga dari bambu, hasil produksi Bumdes Teguh Mandiri, Desa Nelle, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka, NTT.

MAUMERE, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 tak membuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Teguh Mandiri di Desa Nelle, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), kehabisan ide berkreasi dan berinovasi.

Direktur BUMDes Teguh Mandiri, Yanuarius Harianto mengatakan, Desa Nelle memiliki potensi sumber daya alam dan manusia yang luar biasa.

Seluruh potensi sumber daya yang ada bisa menunjang pembukaan lapangan kerja asal pemerintah dan masyarakat kreatif serta inovatif.

Salah satu sumber daya alam yang dimiliki Desa Nelle adalah bambu. BUMDes Teguh Mandiri memanfaatkan bambu sebagai bahan dasar sejumlah perabotan tangan yang mereka buat.

Selama ini, masyarakat Desa Nelle menjual bambu secara gelondongan kepada pembeli. Padahal, bambu memiliki potensi luar biasa sebagai bahan dasar kerajinan tangan.

Baca juga: Fakta Video Mesum Dokter dan Bidan di Jember, Dilakukan di Rumah Dinas dan Pelaku Sempat Menghilang

Melihat potensi yang ada, BUMDes Teguh Mandiri menambah salah satu unit usaha yakni mebel.

“Kebetulan juga di desa ini ada tenaga kerja yang terlatih, sehingga bambu-bambu yang ada, kami jadikan meja, kursi, soga, tirai, tempat tidur pantai, gazebo, pembatas ruangan, lampu hias, dan lain sebagainya," kata Yanuarius kepada Kompas.com, Rabu (11/11/2020).

Menurutnya, sejak masuk dalam jenis usaha BUMDes, kerajinan dari bambu itu diminati banyak orang dari berbagai wilayah di Kabupaten Sikka.

Saat ini, BUMDes membuat kerajinan dari bambu itu berdasarkan pesanan pembeli.

“Puji Tuhan, hasil karya kami sudah dikenal oleh banyak orang. Sekarang dari mana-mana sudah banyak yang memesan perabot rumah tangga dari bambu ini. Harganya berkisar dari Rp 1 juta hingga Rp 3 juta. Tergantung pesanan. Hasilnya sekarang sudah lumayan, sekitar belasan juta per bulan,” kata Yanuarius.

 

Yanuarius mengatakan, BUMDes Teguh Mandiri telah menjadi penyuplai perabot rumah tangga dari bambu untuk beberapa wilayah di Kabupaten Sikka.

“Tentu ini sangat luar biasa dan membuat kami terus berinovasi serta semangat memproduksi perabot rumah tanggs dari bambu ini,” ungkap Yanuarius.

Perabotan dari bambu itu dibuat anak-anak muda dari Desa Nelle. BUMDes Teguh Mandiri juga mempekerjakan kaum disabilitas dalam pengembangan usaha mebel tersebut.

Baca juga: Selalu Melambai ke Kendaraan yang Lewat, Bocah 5 Tahun Ini Ternyata Tersesat, Jauh dari Rumah

Berbagai jenis usaha di BUMDes Teguh Mandiri mampu menyerap tenaga kerja yang merupakan masyarakat desa setempat.

Hal ini membuat BUMDes Teguh Mandiri bisa menggerakkan ekonomi dan menekan angka pengangguran di Desa Nelle itu.

Yanuarius berharap pemerintah desa bisa memperkuat usaha mebel dengan mengadakan peralatan, pelatihan, dan magang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X