Cak Imin Optimistis Duet PKB-PKS Menangi Pilkada Cianjur 2020

Kompas.com - 11/11/2020, 20:06 WIB
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, memberikan sambutan gelaran Ketoprak Humor Virtual dalam rangka Harlah PKB ke-22, Jumat (24/7/2020) malam. Tangkapan layur akun Youtube DPP PKBKetua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, memberikan sambutan gelaran Ketoprak Humor Virtual dalam rangka Harlah PKB ke-22, Jumat (24/7/2020) malam.

CIANJUR, KOMPAS.com - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau biasa disapa cak Imin optimistis pasangan Lepi Ali Firmansyah-Gilar Budi Raharja bisa memenangkan kontestasi Pilkada Cianjur 2020.

Menurutnya, Lepi dan pasangannya punya kapasitas untuk memimpin Cianjur.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Cak Imin saat memberi penguatan politik bagi pasangan nomor urut 4 itu di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (11/11/2020).

"Optimis, sahabat saya ini (Lepi) bisa leading memenangkan Pilkada Cianjur. Kita akan perjuangkan," kata cak Imin kepada wartawan di sela acara, Rabu.

Baca juga: Begini Penampakan Wajah Paslon di Surat Suara Pilkada Cianjur 2020

Menurut mantan Menakertrans RI itu, pasangan Pilar (Lepi-Gilar) yang diusung PKB dan PKS memiliki peluang besar untuk memenangkan pemilihan bupati dan wakil bupati Cianjur tahun ini.

Terlebih, duet pasangan muda itu akan mengusung program strategis, yakni fokus pada tumbuh kembang bisnis UMKM dan agro industri.

"Selain itu, peningkatan sumber daya manusia juga menjadi prioritas," ujar dia.

Selain Pilkada Cianjur, Cak Imin juga menargetkan empat kandidat yang diusung PKB lainnya di 4 kota/kabupaten di Jawa Barat bisa memenangkan pilkada yang akan dihelat serentak pada 9 Desember 2020 itu.

Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda yang hadir mendampingi Cak Imin mengatakan, DPW PKB Jabar dan semua unsur DPC sudah bekerja keras selama lebih dari dua bulan untuk pemenangan Lepi-Gilar.

"Laporan dari Pak Levi, seluruh kader baik dari PKB maupun PKS hampir mencapai 3.700 TPS sudah terisi untuk saksi," kata Huda.

Kedua partai yang berkoalisi ini menurutnya sangat kompak dengan agenda kerja yang dinamakan kanvasing untuk membagikan Kartu Petani-Nelayan, Kartu Wirausaha, dan Kartu Guru ngaji ke sasaran secara tepat.

Sebagai informasi, pemilihan bupati dan wakil bupati Cianjur 2020 akan diikuti empat pasangan calon, terdiri dari tiga paslon yang diusung parpol koalisi dan satu calon dari jalur independen.

Baca juga: 1,6 Juta Pemilih Siap Salurkan Hak Politik di Pilkada Cianjur 2020

Ada pun keempat paslon tersebut, yakni Herman Suherman-TB Mulyana Syahrudin (PDI-P, Golkar, PPP, PAN, Nasdem), Lepi Ali Firmansyah-Gilar Budi Raharja (PKS, PKS), Oting Zaenal Mutaqien-Wawan Setiawan (Gerindra, Demokrat), dan paslon dari jalur perseorangan, Mochamad Toha-Ade Sobari.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Ditunda gara-gara Bupati Tak di Lokasi, Satgas Covid-19 Sumbar: Tak Masuk Akal

Vaksinasi Ditunda gara-gara Bupati Tak di Lokasi, Satgas Covid-19 Sumbar: Tak Masuk Akal

Regional
Update: 46 Orang Meninggal akibat Gempa Mamuju dan Majene

Update: 46 Orang Meninggal akibat Gempa Mamuju dan Majene

Regional
Ini Motif Pelaku Pembunuh Mahasiswa Telkom yang Jasadnya Ditemukan Terlilit Kasur dan Terbungkus Plastik di Karawang

Ini Motif Pelaku Pembunuh Mahasiswa Telkom yang Jasadnya Ditemukan Terlilit Kasur dan Terbungkus Plastik di Karawang

Regional
Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Regional
Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Regional
Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Regional
Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X