Pungut Sampah di Lokasi Demo, Risma: Kasihan Mereka Tukang Sapu

Kompas.com - 11/11/2020, 19:54 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tiba-tiba memasuki kerumunan massa lalu memunguti sampah-sampah yang berserakan di tengah kerumunan massa penolak omnibus law di depan Gedung Grahadi, Surabaya, Selasa sore (10/11/2020). SURYA.CO.ID/FEBRIANTO RAMADANIWali Kota Surabaya Tri Rismaharini tiba-tiba memasuki kerumunan massa lalu memunguti sampah-sampah yang berserakan di tengah kerumunan massa penolak omnibus law di depan Gedung Grahadi, Surabaya, Selasa sore (10/11/2020).

KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merobos kerumunan pengunjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Selasa (10/11/2020) sore.

Dengan membawa karung, Risma yang memakai setelan batik itu lalu memunguti sampah di lokasi demo.

Sontak hal itu menjadi perhatian. Risma mengaku, melakukan hal itu lantaran dirinya memikirkan petugas kebersihan yang bertugas di lokasi.

Baca juga: Demonstran ke Risma: Nasib Kesejahteraan Wargamu Terancam, Mana Suaramu

"Sakno, kasihan mereka, mereka tukang sapu tapi kan mereka juga manusia," kata Risma.

Risma mengatakan, para petugas kebersihan belum dapat membersihkan secara maksimal jika aksi belum berakhir.

Sehingga hal itu merupakan inisiatif Risma membantu petugas Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH).

Sebelumnya, di tengah unjuk rasa tolak Undang-Undang Omnibus Law, Risma mendadak mendatangi aksi massa di depan Gedung Grahadi, Surabaya, Selasa (10/11/2020) sore.

Dengan membawa karung, Risma kemudian memunguti botol dan sampah yang berserakan.

Baca juga: Risma Tiba-tiba Masuk Kerumunan Demonstran Tolak UU Omnibus Law, Punguti Sampah

Kemunculan orang nomor satu di kota Surabaya tersebut sempat mengalihkan fokus perhatian peserta demo, yang semula memperhatikan orasi dan teatrikal.

Salah satu peserta meminta agar Tri Rismaharini memperhatikan nasib warga surabaya yang terancam akibat Undang-Undang tersebut.

------------------------

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul, "Alasan Walikota Risma Tiba - tiba Punguti Sampah di Tengah Kerumunan Massa Demo di Depan Grahadi" (SURYA.CO.ID/YUSRON NAUFAL PUTRA)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Unila Batal Terjunkan 4.317 Mahasiswa KKN, Didesak Warganet hingga Konsultasi ke Kemdikbud

Fakta Unila Batal Terjunkan 4.317 Mahasiswa KKN, Didesak Warganet hingga Konsultasi ke Kemdikbud

Regional
Cerita di Balik Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras, Paman Mengaku Iseng agar Ponakannya Tak Menangis

Cerita di Balik Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras, Paman Mengaku Iseng agar Ponakannya Tak Menangis

Regional
Bertengkar dengan Pelaku di Depan Ibunya, Terbongkar Siswi Ini Diperkosa Saat Cari Sinyal

Bertengkar dengan Pelaku di Depan Ibunya, Terbongkar Siswi Ini Diperkosa Saat Cari Sinyal

Regional
Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Diancam Diceraikan jika Tak Menurut

Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Diancam Diceraikan jika Tak Menurut

Regional
Susiato Tewas Dibacok Teman Satu Kos, Polisi: Pelaku Tersinggung Disebut Ganteng

Susiato Tewas Dibacok Teman Satu Kos, Polisi: Pelaku Tersinggung Disebut Ganteng

Regional
Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewaskan 1 Orang, Pemilik Pabrik: Penjaga Iseng Main Korek

Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewaskan 1 Orang, Pemilik Pabrik: Penjaga Iseng Main Korek

Regional
Usai dari Luar Kota, Wakil Bupati Pangandaran dan Istri Positif Covid-19

Usai dari Luar Kota, Wakil Bupati Pangandaran dan Istri Positif Covid-19

Regional
Pilu, Siswi 15 Tahun Diperkosa di Hutan Saat Cari Sinyal untuk Belajar Daring

Pilu, Siswi 15 Tahun Diperkosa di Hutan Saat Cari Sinyal untuk Belajar Daring

Regional
Cerita Pria Gunakan Foto Artis Korea untuk Menipu, Ancam Sebar Foto Bugil, 8 Perempuan Jadi Korban

Cerita Pria Gunakan Foto Artis Korea untuk Menipu, Ancam Sebar Foto Bugil, 8 Perempuan Jadi Korban

Regional
Provinsi Jawa Tengah Kembali Terima 248.600 Dosis Vaksin, Ganjar Minta 12 Daerah Langsung Eksekusi

Provinsi Jawa Tengah Kembali Terima 248.600 Dosis Vaksin, Ganjar Minta 12 Daerah Langsung Eksekusi

Regional
Menyoal KKN Lapangan Unila, Rencana Libatkan Ribuan Mahasiswa hingga Ditunda Setelah Diprotes Warganet

Menyoal KKN Lapangan Unila, Rencana Libatkan Ribuan Mahasiswa hingga Ditunda Setelah Diprotes Warganet

Regional
UPT Logam Purbalingga Terbakar Hebat, 1 Orang Tewas dan 3 Gedung Rusak Berat

UPT Logam Purbalingga Terbakar Hebat, 1 Orang Tewas dan 3 Gedung Rusak Berat

Regional
Kronologi Pria Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Berawal dari Kencan yang Tak Dibayar

Kronologi Pria Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Berawal dari Kencan yang Tak Dibayar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ini Alasan Siswi Non-Muslim di Padang Diwajibkan Pakai Jilbab | Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Pamannya

[POPULER NUSANTARA] Ini Alasan Siswi Non-Muslim di Padang Diwajibkan Pakai Jilbab | Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Pamannya

Regional
Duduk Perkara Dokter Ditemukan Tewas Dalam Mobil Sehari Setelah Divaksin Covid-19, Diduga Sakit Jantung

Duduk Perkara Dokter Ditemukan Tewas Dalam Mobil Sehari Setelah Divaksin Covid-19, Diduga Sakit Jantung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X