Kompas.com - 11/11/2020, 16:05 WIB
Ilustrasi 17 Agustus, merah putih, bendera merah putih ShutterstockIlustrasi 17 Agustus, merah putih, bendera merah putih


JAMBI, KOMPAS.com - Pejuang perempuan yang masih belia dan ditakuti Belanda adalah Ratumas Sina.

Pada masa sebelum kemerdekaan, Ratumas Sina turut mewarnai perjuangan kaum lelaki.

Ratumas Sina lahir di Kampung Pudak, Kumpeh, pada 1887.

Dia seorang putri tunggal dari pernikahan Datuk Raden Nonot, dari Suku Kraton, dengan Ratumas Milis binti Pangeran Mat Jasir.

Baca juga: Pahlawan 12 Asal Babel Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Ratumas Sina adalah saudara sepupu Ratumas Zainab. Sejak bayi hingga kanak-kanak, dia dibesarkan dalam kawasan perkebunan di Paal VIII, belakang Kampung Pudak.

"Sejak dia menikah pada usia 13 tahun, Ratumas Sina mulai ikut berperang melawan Belanda bersama suaminya," kata peneliti sejarah Jambi, Ali Surakhman, melalui sambungan telepon, Selasa (10/11/2020).

Dia mengatakan, pada awal 1900, saat memasuki usia 13 tahun, Ratumas Sina dinikahkan dengan salah seorang cucu dari Pangeran Poespo dari kerabat Ibunya, Permas Kadipan yang menjadi raja di Merangin.

Suaminya, menurut Ali, belum diketahui namanya hingga saat ini.

Baca juga: Selama 1 Tahun, Keuntungan Jual Madu Banten Palsu Mencapai Rp 8 Miliar

Namun, dia adalah seorang pimpinan pasukan perang di bawah komando panglima perang Pangeran Haji Umar.

Panglima perang Haji Umar ini bergerilya dan memukul Belanda di wilayah Merangin, Sarolangun, Bungo, Tebo, dan Kerinci.

Panglima perang yang paling ditakuti Belanda ini adalah paman dari Ratumas Sina.

Setelah menikah, Ratumas Sina juga mengangkat senjata bersama pasukan Haji Umar dan suaminya.

Pasukan ini begitu mematikan.

Tidak hanya menerapkan strategi gerilya, tetapi juga menyerbu musuh pada malam hari.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X