Masyarakat Terdampak Uji Coba Jalur Pedestrian Malioboro, Sultan HB X: Saya Minta Maaf

Kompas.com - 11/11/2020, 11:14 WIB
Gubernur DIY Sri Sultan HB X saat di Kompleks Kepatihan, Senin (30/03/2020). KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAGubernur DIY Sri Sultan HB X saat di Kompleks Kepatihan, Senin (30/03/2020).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Uji coba jalur pedestrian di Malioboro telah dilakukan lebih kurang satu minggu. Uji coba tersebut mendapatkan berbagai respons penolakan dari pedagang di kawasan Malioboro.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta maaf kepada masyarakat yang terdampak uji coba jalur pedestrian itu.

"Wong jeneng e (yang namanya) uji coba ya uji coba, bukan fakta. Uji cobanya fakta, tapi bukan permanen," kata Sultan setelah kegiatan apel siaga kebencanaan di Mako Satbrimob Polda DIY, Yogyakarta, Rabu (11/11/2020).

Baca juga: Sepi Pengunjung, Pedagang Minta Uji Coba Jalur Pedestrian Malioboro Dihentikan

Sultan meminta maaf jika ada masyarakat yang dirugikan akibat dari dampak uji coba jalur pedestrian Malioboro.

"Ya saya mohon maaf kalau ada yang dirugikan, kalau memang tidak pas ya kita ubah. Bukan berarti yang kita lakukan akan seperti itu, namanya uji coba yang paling pas seperti apa. Kalau ada yang keberatan sampaikan, jadi nanti kebijakannya pilihan terbaik," jelas Sultan.

Diberitakan sebelumnya, Paguyuban Pedagang Malioboro Ahmad Yani memprotes adanya uji coba jalur pedestrian di kawasan Malioboro, Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY).

Ketua Paguyuban Pedagang Malioboro Ahmad Yani, Sadana Mulyono, mengaku kecewa pihaknya tidak bisa bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk membahas kebijakan tersebut.

“Minimal kita bisa bertemu dengan pembuat kebijakan agar kami itu diajak rembukan (diskusi), jangan tiba-tiba Malioboro sebagai kawasan full pedestrian,” kata Sadana, Selasa (10/11/2020).

Baca juga: PKL di Malioboro Keluhkan Omzet Menurun Saat Uji Coba Jalur Pedestrian

Dia mengatakan, adanya uji coba jalur pedestrian di kawasan Malioboro berakibat sepi pengunjung.

“Saya katakan omzet sekarang tinggal 20 persen secara total sebelum terkena dampak pandemi Covid-19. Ini yang saya pikir tolonglah berikan kami waktu untuk bernapas dahulu. Kalau kira-kira ekonomi sudah membaik, barulah kebijakan ini diterapkan,” ujar dia.

Oleh karena itu, dia berharap Gubenur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menghentikan uji coba jalur pedestrian di kawasan Malioboro.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Regional
Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Regional
Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya? Ikut Divaksin Tidak

Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya? Ikut Divaksin Tidak

Regional
Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

Regional
Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Regional
Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Regional
Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Regional
Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

Regional
Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Regional
Salatiga Ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran 2020 versi Setara Institute

Salatiga Ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran 2020 versi Setara Institute

Regional
Ini Daftar Daerah di Jatim Berstatus Siaga dan Waspada Banjir, Surabaya Salah Satunya

Ini Daftar Daerah di Jatim Berstatus Siaga dan Waspada Banjir, Surabaya Salah Satunya

Regional
Anggota DPR Ditampar 2 Kali oleh Pria yang Anaknya Hendak Diselamatkan

Anggota DPR Ditampar 2 Kali oleh Pria yang Anaknya Hendak Diselamatkan

Regional
Polda Sulut Akan Berlakukan Tilang Elektronik di Manado, Ini Lokasinya

Polda Sulut Akan Berlakukan Tilang Elektronik di Manado, Ini Lokasinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X