Ikfina Fahmawati, Istri Mantan Bupati yang Tantang Calon Petahana di Pilkada Mojokerto

Kompas.com - 11/11/2020, 08:25 WIB
Calon Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat kampanye tatap muka di Desa Gayam, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (18/10/2020). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍCalon Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat kampanye tatap muka di Desa Gayam, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (18/10/2020).

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Sebanyak tiga perempuan ikut dalam Pilkada Kabupaten Mojokerto 2020. Tiga srikandi yang maju itu adalah Ikfina Fahmawati sebagai calon bupati dan Choirun Nisa serta Titik Masudah sebagai calon wakil bupati.

Ikfina Fahmawati menggandeng Muhammad Al Barra sebagai wakilnya, sedangkan Choirun Nisa menjadi wakil dari calon bupati Yoko Priyono.

Adapun Titik Masudah berposisi sebagai wakil dari Pungkasiadi, calon bupati petahana di Pilkada Kabupaten Mojokerto 2020.

Profil Ikfina Fahmawati

Ikfina Fahmawati merupakan istri dari mantan Bupati Mojokerto, Musthofa Kamal Pasha (MKP).

Berdasarkan dokumen yang diakses Kompas.com pada laman infopemilu.kpu.go.id, Ikfina tercatat lahir di Ponorogo. Ia genap berusia 42 tahun pada 11 Januari 2020.

Ibu tiga anak itu menamatkan pendidikan S1 di Universitas Brawijaya pada 2003. Lalu, pendidikan S2 di Universitas Surabaya pada 2016.

Sebagai istri mantan bupati, Ikfina pernah menjabat sebagai Ketua PKK Kabupaten Mojokerto, Ketua Dekranasda, hingga Ketua Perwosi Kabupaten Mojokerto.

Baca juga: Janji Tak Terima Gaji jika Menang Pilkada Mojokerto, Berapa Kekayaan Petahana dan Adik Menaker?

Harta kekayaan

Sebagai calon kepala daerah, Ikfina wajib menyampaikan laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pada laman resmi LHKPN, Ikfina tercatat memiliki harga kekayaaan sebesar Rp 12.687.087.444.

Kekayaannya berupa aset tanah dan bangunan senilai Rp. 12.548.000.000 dan alat transportasi dan mesin senilai Rp. 120.000.000.

Pada Pilkada Kabupaten Mojokerto 2020, Ikfina maju sebagai calon bupati dan menggandeng Muhammad Al Barra.

Pasangan kontestan Pilkada Kabupaten Mojokerto nomor urut 1 itu mengusung nama "Ikbar" sebagai penggabungan nama keduanya.

 

Calon Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat kampanye tatap muka di Desa Gayam, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (18/10/2020).KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ Calon Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat kampanye tatap muka di Desa Gayam, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (18/10/2020).
Ikfina menyatakan, motivasinya maju di pilkada karena ingin melanjutkan program pembangunan Mojokerto.

"Niat kami untuk memperjuangkan panjenengan semua. Bersama-sama panjenengan semua mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang maju, adil, makmur," kata Ikfina dihadapan peserta kampanye tatap muka di Desa Gayam, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Minggu (18/10/2020).

Program Kerja

Pada Pilkada Kabupaten Mojokerto 2020, pasangan Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra mendapatkan nomor urut 1.

Pasangan itu diusung gabungan partai, yakni Partai Nasdem, Demokrat, Gerindra, Hanura, PAN, dan PKS.

Sebagai pasangan calon kepala daerah, mereka mengusung program-program yang terbagi dalam tiga kategori, yakni Mojokerto Maju, Mojokerto Adil, dan Mojokerto Makmur.

Baca juga: Ada yang Menyangka Kami Sudah Gila karena Nekat Jual Keripik Berbahan Batang Pisang

Program untuk mewujudkan Mojokerto maju, terdiri dari peningkatan sarana dan prasarana pendidikan serta kualitas pendidik. Lalu, peningkatan kualitas anak didik melalui integrasi pendidikan formal dan non-formal.

Berikutnya, ada program peningkatan kualitas sarana, prasarana, dan pelayanan puskesmas pembantu, puskesmas, serta rumah sakit daerah.

Ikfina-Barra juga mengusung program peningkatan pembangunan infrastruktur desa, pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga dan industri, serta peningkatan tata kelola TPA.

Kemudian, program pemanfaatan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) atau e-government dan pembangunan pusat kewirausahaan untuk UMKM di tiap kecamatan.

Lalu, program pengelolaan wisata secara integratif dengan pendekatan smart tourism, rehabilitasi pasar tradisional yang kumuh menjadi pasar sehat, serta pembangunan stadion sepak bola dan GOR berstandar internasional.

 

Ikfina Fahmawati - Muhammad Al Barra usai mendaftarkan diri sebagai pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (4/9/2020) petang.KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ Ikfina Fahmawati - Muhammad Al Barra usai mendaftarkan diri sebagai pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (4/9/2020) petang.
Pada komponen program Mojokerto adil, pasangan Ikbar mengusung program pemberian insentif guru TPQ dan guru swasta.

Mereka juga menggratiskan biaya sekolah bagi pelajar tingkat dasar dan menengah, memberi kuota internet gratis bagi siswa dan guru selama pandemi Covid-19, serta peningkatan infrastruktur rumah ibadah dan tempat pendidikan agama

Mereka juga menyiapkan program peningkatan pelayanan kesehatan pada 1.000 HPK untuk mencegah stunting dan menyiapkan bantuan bedah rumah sebesar Rp 15 Juta.

Deretan program yang diusung pasangan Ikbar, dilengkapi dengan rencana peningkatan akurasi data dan penanganan PMKS.

Mereka juga mengusung program Bantuan Keuangan (BK) untuk tiap desa sebesar Rp 5 miliar, ADD Rp 600 juta per desa, serta pelatihan dan pemberdayaan karang taruna, serta program pesantrenpreneur dalam rangka menciptakan wirausaha mandiri.

Baca juga: Jerinx: Jika Divonis Bersalah, Saya Mohon Dihukum Percobaan atau Tahanan Rumah

Adapun dalam kategori program Mojokerto Makmur, pasangan Ikbar menyiapkan program beasiswa bagi siswa berprestasi tidak mampu, mengutamakan pencegahan penyakit dalam pemanfaatan sumber daya kesehatan, dan membangun ruang terbuka hijau dan taman bermain anak di setiap kecamatan.

Kemudian, program optimalisasi Baznas, mengoptimalkan peran swasta dalam pembangunan daerah dalam bentuk coorporate social responsibility (CSR), dan melanjutkan pembangunan infrastruktur.

Pasangan Ikbar juga berjanji menjadikan Kabupaten Mojokerto sebagai percontohan. Mereka akan menjalin kerja sama sektor usaha untuk mencetak tenaga kerja terampil.

Lalu, meningkatkan kualitas hasil pertanian melalui revitalisasi kesuburan tanah dan pemanfaatan bibit unggul bersertifikat.

Dalam deretan akhir program yang diusung, pasangan Ikfina-Barra menyiapkan langkah untuk menciptakan lapangan kerja melalui bantuan modal usaha kepada Bumdes.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan. Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan. Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X