Warga Positif Corona Tiup Lilin Ultah, 40 Orang Terpapar, Kasus Covid-19 Melonjak

Kompas.com - 10/11/2020, 18:59 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

KARAWANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang berencana menyewa hotel untuk merawat pasian positif Covid-19.

Sebab, bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19 membuat ranjang pasien tak lagi mencukupi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang Acep Jamhuri mengaku sudah berkomunikasi dengan Hotel Prime di Cikampek perihal rencana perawatan pasien positif corona karena rumah sakit sudah penuh.

"Kalau tak ada pasien sembuh yang keluar. Khawatir pasien tak tertampung," kata Acep saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/11/2020). 

Baca juga: 9 Pegawai Positif Corona, BPN Karawang Buka Pelayanan Secara Online

Selain menyewa hotel, Pemkab Karawang juga menyiapkan ruangan di Balai Latihan Kerja Disnakertrans.

"Kita juga sudah siapkan 6 rumah isolasi di dekat rumah sakit khusus paru-paru," ujarnya.

Acep menuturkan, kembali terjadi lonjakan jumlah pasien positif pada pekan ini.

Bahkan, kata Acep, ditemukan 40 orang positif dalam satu hari.

Klaster ulang tahun

Hingga Senin (10/11/2020), jumlah kasus Covid-19 di Karawang sebanyak 1.766 orang. Rinciannya 362 orang dalam perawatan, 1.332 sembuh, dan 72 orang meninggal.

"Empat puluh orang itu berasal dari klaster ulang tahun komunitas tari," ungkap Acep. 

Dalam acara perayaan ulang tahun itu, puluhan orang berkerumun. Seorang positif Covid-19 kemudian meniup lilin kue tart yang dikelilingi para peserta perayaan.

"Droplet orang positif itu menyebar ke kue tart. Kuenya dimakan peserta pesta dan mereka bernyanyi bersama. Itu yang membuat pesta ultah menjadi klaster," kata Acep. 

Baca juga: Pasien Covid-19 Klaster HUT Komunitas Tari Karawang Bertambah Jadi 26

Ia pun menyayangkan adanya acara perayaan ulang tahun tersebut. Terlebih, salah satu penyelenggara adalah orang yang bekerja di salah satu puskesmas di Karawang.

Karenanya, kata Acep, pihaknya melakukan evaluasi. Ia berharap Satgas tak gampang memberikan izin acara yang mengumpulkan banyak orang. Meskipun pemohon acara mengaku bakal menerapkan protokol kesehatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X