"Jika Divonis Bersalah, Saya Mohon Dijadikan Tahanan Rumah, Keluarga Tak Ada yang Menjaga"

Kompas.com - 10/11/2020, 18:08 WIB
Jerinx di PN Denpasar, Selasa (10/11/2020). Kompas.com/ Imam RosidinJerinx di PN Denpasar, Selasa (10/11/2020).

KOMPAS.com - Terdakwa UU ITE dalam kasus "IDI Kacung WHO", I Gede Ari Astina alias Jerinx meminta kepada majelis hakim agar dia mendapat hukuman percobaan atau tahanan rumah jika nantinya divonis bersalah.

Drummer grup band SID itu mengatakan, permintaan itu disampaikan karena saat ini tidak ada yang menjaga keluarganya.

"Jika misalnya saya divonis bersalah, saya mohon dengan sangat agar bisa diberikan hukuman percobaan atau tahanan rumah, karena keluarga saya tak ada menjaga di rumah. Tak ada sosok laki-laki di rumah dan saya juga harus menghidupi istri, ibu, dan adik saya," ujar Jerinx saat membacakan pleidoi di PN Denpasar, Selasa (10/11/2020).

Baca juga: Jerinx: Saya Berjanji Tidak Membuat Gaduh Pihak yang Merasa Diganggu oleh Saya

Ia juga berjanji tak akan mengulangi perbuatan yang sama dan tak akan membuat gaduh pihak-pihak yang merasa diganggu olehnya.

Selain itu, jika terbukti melakukan hal yang sama dan melakukan kegaduhan, Jerinx siap dihukum seberat-beratnya.

Dalam pleidoinya, Jerinx juga membantah sejumlah hal yang disampaikan JPU hingga dia dituntut tiga tahun penjara.

Baca juga: Jerinx: Jika Divonis Bersalah, Saya Mohon Dihukum Percobaan atau Tahanan Rumah

Salah satunya soal walk out dalam persidangan perdana. Menurut Jerinx, hal itu agar ia mendapatkan persidangan seadil-adilnya.

Hal lain yaitu terkait menyakiti atau melukai perasan dokter se-Indonesia yang menangani Covid-19.

Jerinx membantah hal ini karena menurutnya, ada banyak akademisi dan dokter yang turut mendukung dan membantunya.

"Karena faktanya, tidak sedikit dokter dan akademisi yang setuju dengan pendapat saya dan apa yang saya lakukan. Salah satunya ada di sini yakni dokter Tirta," kata Jerinx.

Sebelumnya diberitakan, Jerinx dilaporkan oleh IDI Bali pada Juni 2020 terkait unggahannya di media sosial yang menyebut IDI kacung WHO.

Drummer SID ini sempat mencoba melakukan mediasi dengan IDI Bali. Namun, tidak ada tanggapan dari IDI Bali hingga akhirnyaa Jerinx dijadikan tersangka dan ditahan oleh kepolisian.

Jerinx juga sempat mencoba melayangkan permohonan penangguhan penahanan, tapi ditolak polisi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Perempuan Setengah Telanjang Ditemukan di Tengah Sawah di Karawang

Mayat Perempuan Setengah Telanjang Ditemukan di Tengah Sawah di Karawang

Regional
Tega Bunuh Ibu gara-gara Uang Rp 300.000, Pria Ini Divonis Penjara Seumur Hidup

Tega Bunuh Ibu gara-gara Uang Rp 300.000, Pria Ini Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Tak Ada Sengketa Pilkada, KPU Bantul dan Gunungkidul Tetapkan Paslon Terpilih Besok

Tak Ada Sengketa Pilkada, KPU Bantul dan Gunungkidul Tetapkan Paslon Terpilih Besok

Regional
Patroli di Selat Malaka, Bea Cukai Amankan 17.000 Botol Miras dan 500.000 Batang Rokok Ilegal

Patroli di Selat Malaka, Bea Cukai Amankan 17.000 Botol Miras dan 500.000 Batang Rokok Ilegal

Regional
SMS Terkendala, Pendaftaran Vaksinasi di RSUP M Djamil Padang secara Manual

SMS Terkendala, Pendaftaran Vaksinasi di RSUP M Djamil Padang secara Manual

Regional
48 Pengungsi Gempa Majene Dipulangkan ke Asalnya di Jawa Timur

48 Pengungsi Gempa Majene Dipulangkan ke Asalnya di Jawa Timur

Regional
Paslon Ngebas Ditetapkan sebagai Pemenang Pilkada Kabupaten Semarang

Paslon Ngebas Ditetapkan sebagai Pemenang Pilkada Kabupaten Semarang

Regional
Selain Haji Permata, Anak Buahnya Juga Tewas Tertembak Petugas Bea Cukai

Selain Haji Permata, Anak Buahnya Juga Tewas Tertembak Petugas Bea Cukai

Regional
Wacana Polantas Tak Perlu Menilang, Warga: Kalau Jadi Diterapkan Pasti Kita Lebih Percaya Polisi

Wacana Polantas Tak Perlu Menilang, Warga: Kalau Jadi Diterapkan Pasti Kita Lebih Percaya Polisi

Regional
67,5 Persen Tempat Tidur Isolasi Covid-19 di Lampung Sudah Terisi

67,5 Persen Tempat Tidur Isolasi Covid-19 di Lampung Sudah Terisi

Regional
Registrasi Vaksinasi Sulit, Nakes di Palembang Baru 9,19 Persen Disuntik Vaksin

Registrasi Vaksinasi Sulit, Nakes di Palembang Baru 9,19 Persen Disuntik Vaksin

Regional
115 Nakes Kulon Progo Positif Covid-19, Mayoritas Tak Tertular di Fasilitas Kesehatan

115 Nakes Kulon Progo Positif Covid-19, Mayoritas Tak Tertular di Fasilitas Kesehatan

Regional
Pria Asal Sumbar Cetak Uang Palsu, Dibelikan HP hingga Sepeda Motor

Pria Asal Sumbar Cetak Uang Palsu, Dibelikan HP hingga Sepeda Motor

Regional
Tak Punya Hasil Rapid Test Antigen, Sejumlah Kendaraan Putar Balik di Perbatasan Banyumas

Tak Punya Hasil Rapid Test Antigen, Sejumlah Kendaraan Putar Balik di Perbatasan Banyumas

Regional
Bupati Sleman Positif Covid-19, Dinkes Sebut Bukan gara-gara Vaksin

Bupati Sleman Positif Covid-19, Dinkes Sebut Bukan gara-gara Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X