KILAS DAERAH
Kilas Daerah Jawa Tengah

Jateng Raih Penghargaan Provinsi Inovatif, Ganjar: Kreasi, Riset dan Inovasi Jadi Kebiasaan Kami

Kompas.com - 10/11/2020, 17:14 WIB
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat menerima penghargaan Indonesia Award sebagai Provinsi Inovatif di Auditorium BJ Habibie Jalan Thamrin, Jakarta, Selasa (10/11/2020). Dok. Humas Pemprov JatengGubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat menerima penghargaan Indonesia Award sebagai Provinsi Inovatif di Auditorium BJ Habibie Jalan Thamrin, Jakarta, Selasa (10/11/2020).


KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah ( Jateng), Ganjar Pranowo mengatakan berkat keseriusan provinsi, kabupaten dan kota di Jateng, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng meraih peringkat pertama penghargaan Indonesia Award sebagai Provinsi Inovatif.

"Penghargaan ini diraih karena kreasi, riset dan inovasi sudah menjadi kebiasaan kami," kata Ganjar saat menerima penghargaan tersebut di Auditorium BJ Habibie, di Jalan Thamrin, Jakarta, Selasa (10/11/2020).

Turut hadir menemani Ganjar menerima penghargaan adalah perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPemkab Kendal, dan Pemkab Wonogiri. Ketiga Pemkab ini juga menerima anugerah Kabupaten Inovatif.

Penghargaan tersebut, lanjut Ganjar, tak lepas dari stimulus yang dilakukan pemerintah agar inovasi daerah bisa terus berkembang.

Baca juga: Dorong Turis Datang ke Jateng, 415 Tempat Wisata Dinyatakan Patuh Protokol Kesehatan

Ganjar pun mengaku senang karena tidak hanya Pemprov Jateng yang menerima penghargaan, sebab ada kabupaten, kota, individu, peneliti dan kampus di wilayahnya yang mendapat apresiasi.

"Ini bagian dari cara kami merangsang daerah-daerah bisa melakukan inovasi, kreasi, risetnya agar lebih banyak menyelesaikan persoalan daerah," jelasnya.

Dalam acara yang dibuka secara virtual oleh Presiden Joko Widodo itu, Ganjar mengatakan, inovasi Jateng yang mendapat perhatian, yakni sekolah virtual untuk anak putus sekolah.

"Melalui inovasi itu, Pemprov Jateng tak sekadar menggelar pembelajaran daring, namun juga membuat aplikasi hingga silabus khusus," tutur Ganjar.

Baca juga: Pemprov Jateng Jadi Profil Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Risiko Terbaik Sektor Pemerintah 2020

Sekolah virtual tersebut, kata Ganjar, diikuti anak usia pelajar yang tak mampu sekolah karena masalah biaya.

"Kini mereka pun dapat sekolah dengan memilih sendiri waktu pembelajaran di sela-sela bekerja," kata Ganjar seperti dalam keterangan tertulisnya.

Bukan hanya dari pemprov, Ganjar menyatakan, beragam inovasi datang pula dari sumbangan masyarakat dan komunitas di Jateng dalam beberapa tahun terakhir.

" Inovasi yang kami lakukan di Jateng mulai dari pengolahan makanan, alat dan sistem pertanian, hingga teknologi," tuturnya.

Baca juga: Tata Kelola Arsip Provinsi Jateng Terbaik se-Indonesia

Sementara itu, Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro mengapresiasi Provinsi Jateng serta kabupaten dan kota di provinsi tersebut yang mendapatkan penghargaan.

"Banyak hasil inovasi dari masyarakat Jateng yang mendapatkan semacam supervisi atau dukungan dari lembaga penelitian, dan pengembangan (litbang) setempat," puji Bambang.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya