Predator Sodomi di Lampung Gunakan Istilah Ini kepada Korbannya

Kompas.com - 09/11/2020, 17:29 WIB
Tersangka kasus sodomi, IS (45) digiring polisi di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (9/11/2020) KOMPAS.com/TRI PURNA JAYATersangka kasus sodomi, IS (45) digiring polisi di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (9/11/2020)


LAMPUNG, KOMPAS.com - Tersangka IS, pelaku pencabulan dan sodomi di Bandar Lampung, menggunakan istilah tertentu saat mencabuli korbannya.

Tersangka menyebut kata "monster" dengan gestur tangan sambil menyentuh alat kelamin korban.

"Ini monster, ini monster, saya bilang begitu ke korban," kata IS di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (9/11/2020).

Baca juga: Modus Pelaku Sodomi 11 Anak, Belikan Tekwan hingga Nonton Bareng Film Porno

Tersangka juga mengakui bahwa para korban diajak ke rumahnya dengan iming-iming menonton film di ponsel.

"Saat korban sudah di dalam, saya kasih lihat film porno," kata IS.

Tersangka yang bekerja sebagai juru parkir ini mengakui telah mencabuli sejumlah anak-anak di lingkungannya itu.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana mengatakan, tersangka dikenakan Pasal 82 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016, tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara," kata Resky.

Baca juga: Penjaga Warung Ini Bangga Disebut Mirip Anya Geraldine, Ini Alasannya

Resky menambahkan, saat ini tersangka sudah ditahan di sel tahanan Mapolresta Bandar Lampung.

Resky juga mengimbau agar orangtua dari para korban yang belum melapor agar segera melaporkan ke polisi dan melakukan visum.

"Baru lima orang korban yang sudah diklarifikasi dari aduan yang menyebutkan bahwa ada 11 korban," kata Resky.

Diberitakan sebelumnya, kasus ini terungkap setelah Komisi Nasional Perlindungan Anak (PA) Bandar Lampung mendampingi salah satu korban sodomi dari pelaku itu.

Ketua Komnas PA Bandar Lampung Ahmad Apriliandi Passa (Andi) mengatakan, dari pendampingan diketahui ada 11 anak yang menjadi korban sodomi pelaku IS.

"Korban semua adalah anak laki-laki usia sekitar 11 sampai 12 tahun," kata Andi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Tenaga Kesehatan di Padang Panjang Melebihi Target

Vaksinasi Tenaga Kesehatan di Padang Panjang Melebihi Target

Regional
Tanggapan BCA soal Kasus Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Seorang Warga Dipenjara

Tanggapan BCA soal Kasus Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Seorang Warga Dipenjara

Regional
Mantan Sales Mobil Jadi Wali Kota Cilegon, Ini Jumlah Harta Miliknya

Mantan Sales Mobil Jadi Wali Kota Cilegon, Ini Jumlah Harta Miliknya

Regional
Terapkan Perda Kawasan Tanpa Rokok, Puluhan Asbak di Ruang Kerja ASN Kulonprogo Disita

Terapkan Perda Kawasan Tanpa Rokok, Puluhan Asbak di Ruang Kerja ASN Kulonprogo Disita

Regional
Terungkap, Nenek di Bandung yang Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Ternyata Dibunuh Pembantunya, Ini Motifnya

Terungkap, Nenek di Bandung yang Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Ternyata Dibunuh Pembantunya, Ini Motifnya

Regional
Polda Sumbar Bentuk Tim Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Covid-19

Polda Sumbar Bentuk Tim Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Covid-19

Regional
Senggol Bodi Truk Saat Hendak Mendahului, Pengendara Motor Tewas Terlindas

Senggol Bodi Truk Saat Hendak Mendahului, Pengendara Motor Tewas Terlindas

Regional
Alesya Kafelnikova Sebut Foto Viral Tanpa Busana di Atas Gajah Karya Seni dan Kecintaan pada Hewan

Alesya Kafelnikova Sebut Foto Viral Tanpa Busana di Atas Gajah Karya Seni dan Kecintaan pada Hewan

Regional
Derita Kusmiyati: Anaknya Urung Jadi PNS, Duit Utang Rp 200 Juta Raib

Derita Kusmiyati: Anaknya Urung Jadi PNS, Duit Utang Rp 200 Juta Raib

Regional
Istri Selingkuh, Anak Dibunuh, Feri: Itu karena Kesalahan Saya...

Istri Selingkuh, Anak Dibunuh, Feri: Itu karena Kesalahan Saya...

Regional
Anaknya Tewas Ditembak Polisi di Kafe Cengkareng, Ayah Korban: Jangan Kematian Dibalas dengan Mati

Anaknya Tewas Ditembak Polisi di Kafe Cengkareng, Ayah Korban: Jangan Kematian Dibalas dengan Mati

Regional
Ganjar Minta Bupati Wali Kota 'Jembar Dadane Dhowo Ususe'

Ganjar Minta Bupati Wali Kota "Jembar Dadane Dhowo Ususe"

Regional
Sebelum Membangun Jember, Pengamat Sarankan Hendy Bersinergi dengan DPRD

Sebelum Membangun Jember, Pengamat Sarankan Hendy Bersinergi dengan DPRD

Regional
Baru Dilantik Jadi Gubernur Kepri, Ini Prioritas Utama Ansar Ahmad

Baru Dilantik Jadi Gubernur Kepri, Ini Prioritas Utama Ansar Ahmad

Regional
Kebakaran di Surabaya, Sang Ibu Sempat Kembali ke Rumah untuk Selamatkan Anaknya yang Tertidur, tapi...

Kebakaran di Surabaya, Sang Ibu Sempat Kembali ke Rumah untuk Selamatkan Anaknya yang Tertidur, tapi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X