Soal Penerbangan Internasional Akan Dibuka di Bali, Ini Penjelasan Gubernur

Kompas.com - 09/11/2020, 13:23 WIB
Gubernur Bali I Wayan Koster  di acara bersama BRI di Bedugul, Tabanan, Bali, Kamis (24/9/2020). IstimewaGubernur Bali I Wayan Koster di acara bersama BRI di Bedugul, Tabanan, Bali, Kamis (24/9/2020).

DENPASAR, KOMPAS.com - Sebuah pesan pendek yang menyebutkan penerbangan internasional dari dan menuju Bali dibuka pada 1 Desember 2020, viral di aplikasi pesan instan, WhatsApp.

Gubernur Bali Wayan Koster mengaku hal itu masih sebatas kajian.

"Sedang dibahas, dengan Menko bersama dengan Menteri Perhubungan," kata Koster di Gedung DPRD Bali, Senin (9/11/2020).

Pembukaan penerbangan dilakukan untuk membangkitkan perekonomian Bali, seperti pengiriman produk bisnis baik ekspor atau impor.

Hal senada juga disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Menurutnya, masih banyak pertimbangan pintu bagi wisatawan asing.

Baca juga: Cerita Pensiunan TNI Kembangkan Tanaman Hias, Kewalahan Penuhi Permintaan Kios Selama Pandemi

Sebab, hal ini tidak hanya terkait Bali namun juga daerah lain dan negara asal wisatawan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Negara asal pariwisata juga diperhitungkan dengan cermat. Ada pembicaraan ke arah sana. Ada kita masih perlu persiapan lagi," kata pria yang akrab disapa Cok Ace itu.

Di tempat yang sama Sekda Bali Dewa Made Indra menambahkan, pemerintah pusat akan mengevaluasi kesiapan Bali untuk menyambut wisatawan asing.

Pemprov Bali dan pemerintah pusat tak ingin ada lonjakan kasus Covid-19 setelah pariwisata dibuka.

"Maka yang kita dapatkan bukan manfaat tapi kerugian," kata dia.

 

Kajian itu dilakukan oleh tim gabungan dari Kementerian Kesehatan, BNPB, Kementerian Luar Negeri, dan Kemenkumham.

Setelah dianggap matang, kajian itu dibawa ke kepala daerah dan Presiden untuk diputuskan.

Terkait pembukaan wisatawan asing ini tak hanya kaitannya dengan bandara. Namun juga terkait persiapan hotel dan perjalanan, hingga keimigrasian.

Baca juga: Universitas Udayana Dukung Pelestarian Aksara Bali

Simulasi juga telah dilakukan di sektor-sektor tersebut.  Selain itu juga kebijakan dari negara lain apakah sudah mengizinkan warganya berkunjung ke Indoneisa.

"Meskipun kita buka dan negara lain menutup. Kan tak ada yang datang," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.