Tak Ada Listrik dan Internet, Ini Kisah Anak-anak Suku Talang Mamak Belajar Saat Pandemi

Kompas.com - 09/11/2020, 12:04 WIB
Anak-anak Suku Talang Mamak melewati hutan saat pulang dari sekolahnya di SDN 028 Talang Sungai Limau di Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Inhu, Riau, Senin (2/11/2020). KOMPAS.COM/IDONAnak-anak Suku Talang Mamak melewati hutan saat pulang dari sekolahnya di SDN 028 Talang Sungai Limau di Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Inhu, Riau, Senin (2/11/2020).

 

Didukung Pertamina

Warga Suku Talang Mamak sudah ada kemajuan mengenai dunia pendidikan.

Sejak dibantu program CSR Pertamina EP Asset 1 Lirik, pendidikan SDN 028 sekarang jauh lebih maju.

Dikatakan Dedi, SDN 028 dulu namanya SD 019. Namun, pada tahun 2013, pihak pertamina membangun sekolah tersebut menjadi permanen. Lengkap enam ruang belajar.

Sama seperti sekolah dasar yang ada di daerah yang sudah maju. Ada arena bermain, musalah dan perpustakaan. Tapi jaringan internet dan listri masih belum ada.

Lalu, tahun 2017 sekolah dasar tersebut diangkat menjadi sekolah negeri.

Sejak itulah, anak-anak Suku Talang Mamak di Desa Talang Sungai Limau makin bersemangat untuk sekolah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para guru juga rutin mendatangi warga Suku Talang Mamak untuk memberikan pandangan dan pemahaman soal pendidikan.

"Alhamdulillah, sekarang para orangtua mereka sudah mulai mengerti dan 90 persen mendukung anaknya sekolah lebih tinggi. Yang 10 persennya masih kami upayakan," ucap Dedi.

Ia pun mengaku sangat bangga melihat tingginya semangat belajar anak Suku Talang Mamak saat ini.

Bahkan, menurut Dedi, anak Suku Talang Mamak lebih cepat menangkap saat diberikan pelajaran. Ketimbang anak yang belajar dengan menggunakan teknologi.

"Mereka betah belajar di sekolah. Cepat nangkapnya. Misalnya waktu belajar agama, saya suruh hafal ayat pendek cepat hafalnya. Mereka memang belum mengerti tentang IT (ilmu teknologi). Beda dengan anak yang sudah kenal televisi dan gadget. Anak saya saja di rumah suruh belajar kadang lebih mau main game di handphone," ujar Dedi.

Sementara itu, Dian Tri Agustin, selaku  Community Development Officer Pertamina EP Asset 1 Lirik menjelaskan, pembangunan SDN 028 Talang Sungai Limau merupakan bantuan dari Program CSR (corporate social responsibility).

Bagi perusahaan plat merah yang beroperasi di Kecamatan Lirik, Kabupaten Inhu, ini pendidikan merupakan modal untuk kemajuan bangsa. Pendidikan juga hak dasar bagi setiap warga negara.

"Pertamina EP Asset 1 Lirik sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap lingkungan dan sosial. Komitmen inilah yang menggerakkan kami untuk melaksanakan tanggung jawab, salah satunya dibidang pendidikan, terutama anak-anak yang tinggal di daerah pedalaman seperti Suku Talang Mamak ini," kata Dian kepada Kompas.com.

Menurut Dian, anak-anak Suku Talang Mamak memang seharusnya dibantu, karena merekalah nantinya yang akan berada di masa depan.

Sejak tahun 2016, Pertamina sudah mulai memfasilitasi sekolah di daerah pedalaman itu. Pertamina juga membuat akses jalan, agar anak-anak mudah menuju sekolah.

"Kami berusaha memfasilitasi sekolah.

Yang paling penting adalah infrastruktur.

Tahun ini kami membuat saluran air bersih, karena di sekolah ini tidak ada sumur. Kemudian, kami juga memasang listik dari panel surya untuk penerangan sekolah," kata Dian.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.