Kompas.com - 09/11/2020, 05:29 WIB
TEA pengungsi erupsi Gunung Merapi di Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupten Magelang disusun bilik atau sekat untuk mencegah penyebaran Covid-19, Jumat (6/22/2020). KOMPAS.COM/IKA FITRIANATEA pengungsi erupsi Gunung Merapi di Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupten Magelang disusun bilik atau sekat untuk mencegah penyebaran Covid-19, Jumat (6/22/2020).

MAGELANG, KOMPAS.com - Sebanyak sembilan orang pengungsi erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, diketahui reaktif setelah menjalani rapid test Covid-19.

Mereka langsung dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Merah Putih Magelang untuk penanganan selanjutnya.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edi Susanto menjelaskan, pengungsi yang reaktif itu tersebar di sembilan titik pengungsian atau Tempat Evakuasi Akhir (TEA).

Baca juga: Guguran Lava Kembali Terjadi di Gunung Merapi, Sejauh 3.000 Meter ke Barat

Rinciannya, di posko Desa Mertoyudan ada tiga orang reaktif dari 166 orang yang di-rapid test.

Kemudian di Desa Deyangan ada tiga orang dari 82 orang, di Desa Tamanagung satu orang dari 124 orang dan Desa Ngrajek dua orang.

"Rapid test dilakukan sejak pengungsi tiba di TEA masing-masing, dari tanggal 6 sampai 8 November 2020. Selain itu ada pengungsi kormobid (punya penyakit bawaaan) yang juga di rujuk ke RS Merah Putih," papar Edi, Jumat (6/11/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Walaupun demikian, di posko Desa Banyurojo dari 238 orang pengungsi yang di-rapid test, tidak ada yang reaktif. 

Dikatakan Edi, rapid test ini menjadi satu syarat protokol kesehatan bagi pengungsi agar tidak muncul klaster penularan Covid-19.

 

Baca juga: Data Terkini BPBD Magelang, 795 Warga Lereng Merapi Mengungsi, Tersebar di 9 Titik

Apalagi para pengungsi adalah kelompok rentan, yakni lansia, anak-anak, ibu hamil/mengusui, orang sakit dan disabilitas.

Tidak hanya rapid test, setiap posko juga ditata sedemikian rupa menggunakan sekat/bilik pemisah dari papan kayu.

Satu bilik diisi oleh 1 keluarga. Posko juga dilengkapi fasilitas cuci tangan, disinfeksi, serta petugas medis.  



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X