Jemput Orangtua Sakit ke Jember, Satu Keluarga Asal Ponorogo Terpapar Corona

Kompas.com - 08/11/2020, 20:29 WIB
Ilustrasi pasien infeksi virus corona, pasien Covid-19. Shutterstock/Pordee AomboonIlustrasi pasien infeksi virus corona, pasien Covid-19.

PONOROGO, KOMPAS.com -Satu keluarga asal Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur dilaporkan terkonfirmasi positif covid-19, Minggu (8/11/2020). 

"Sebelum terpapar corona, keluarga berisi tiga orang itu memiliki riwayat menjemput orangtuanya yang sakit di Jember," kata Pelaksana Tugas Bupati Ponorogo, Soedjarno kepada Kompas.com, Minggu (8/11/2020). 

Soedjarno mengatakan ketiga orang yang satu keluarga itu memiliki riwayat perjalanan dari Jember akhir bulan lalu. Mereka menjemput orangtua yang sakit dan sudah lanjut usia untuk dirawat di Ponorogo. 

Pascamenjemput orangtuanya, kata Soedjarno,  ketiganya mengalami gejala demam, batuk dan pilek. 

Baca juga: Klaster Keluarga Dominasi Penularan Covid-19 di Boyolali, Ini Rinciannya

Orangtua yang sakit ikut terpapar corona

Khawatir terjadi sesuatu dengan kondisi kesehetannya, keluarga itu berinisiatif melalukan pemeriksaan rapid test di Puskesmas Sukorejo.  "Hasilnya semuanya reaktif," ungkap Soedjarno. 

Lantaran hasil rapid tes reaktif, selanjutnya ketiga orang itu dilakukan pengambilan swab. 

Hasil pemeriksaan PCR, ketiganya di nyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Tak hanya itu, orangtua yang sedang sakit pun juga terpapar corona. 

Selain itu terdapat satu tambahan kasus positif Covid-19 dari wilayah Kecamatan Bungkal.

Sebelum terpapar corona, warga itu memiliki kontak erat dengan pasien yang meninggal dengan kondisi terkonfirmasi positif Covid-19 dari Pacitan.

Baca juga: SD Dirusak Satu Keluarga, Video Guru Minta Tolong ke Presiden Viral

Warga diminta tak lengah

Hingga Minggu (8/11/2020) jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Ponorogo mencapai 542 orang. Dari jumlah itu 517 sembuh, 18 orang meninggal dan diisolasi sebanyak tujuh orang.

Terhadap fakta itu, Soedjarno meminta warga tak lengah dan tetap waspada mengingat penularan Covid-19 masih terjadi. 

Untuk itu warga diminta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Kita harus optimis dan yakin Ponorogo mampu tangani dan kendalikan pandemi Covid-19," demikian pungkas Soedjarno. 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X