Lakoni Debat Pilkada, Begini Penampilan Anak dan Menantu Presiden Jokowi

Kompas.com - 08/11/2020, 14:10 WIB
Kedua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) tetap memakai masker saat mengikuti debat Pilkada Surakarta 2020, Jumat (6/11/2020) malam. IstimewaKedua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) tetap memakai masker saat mengikuti debat Pilkada Surakarta 2020, Jumat (6/11/2020) malam.

KOMPAS.com - Penampilan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, saat melakoni debat publik jelang Pilkada Kota Solo 2020 dianggap kurang menguasai materi untuk memberikan solusi permasalahan yang dihadapi warga Kota Solo.

Namun demikian, sejumlah pengamat menyebut, gaya dan ide Gibran dan pasangannya Teguh Prakoso, memang khas milenial.

Sementara itu, Muhammad Bobby Afif Nasution yang tak lain menantu Presiden Jokowi, tampak santai saat mengikuti debat pilkada perdana di Kota Medan.

Bersama pasangannya, Aulia Rachman, Bobby mengenakan kaos warna putih dengan dipadu jaket jins warna biru.

Baca juga: Debat Kandidat Pilkada Solo, Bagyo Cecar Kontribusi Gibran sebagai Milenial

Berikut ini fakta seputar debat Gibran dan Bobby:

1. Kurang menguasai materi 

Kedua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) mengikuti debat Pilkada Surakarta 2020.istimewa Kedua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) mengikuti debat Pilkada Surakarta 2020.

Menurut pengamat politik dari Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Jawa Tengah, Teguh Yuwono, debat perdana Gibran-Teguh belum menjawab riil permasalahan warga Solo.

Hal itu, menurut Teguh, dikarenakan kedua pasangan calon Wali dan Wakil Wali Kota Solo, masih minim pengalaman.

"Kalau dilihat dari aspek penguasaan materi, saya kira karena keduanya itu kan masih baru dan bukan petahana. Jadi belum pernah menjadi wali kota dan wakil wali kota. Masih minim penguasaan medan. Materi juga masih terlalu umum. Belum menginjak pada hal-hal yang sifatnya spesifik," ujarnya, Sabtu (7/11/2020). 

Baca juga: Gibran soal Hasil Debat Kandidat Pilkada Solo Perdana: Yang Nilai Biar Warga

2. Bergaya milenial

Teguh membandingkan gaya penampilan Gibran-Teguh dengan lawannya, pasangan nomor urut 2 Bagyo Wahono-FX Suparjo.

Teguh menganggap kedua pasangan memiliki gaya berbeda, layaknya langit dan bumi.

Gibran disebut lebih bergaya anak muda. Namun, Bagyo-Suparjo cenderung tenang dan kalem.

"Paslon satu mewakili dari generasi milenial, dengan pengalaman-pengalaman di sektor bisnis. Sedangkan paslon dua adalah orang lama yang berkomunikasi dengan cara-cara konvensional," jelas Teguh kepada Kompas.com.

Baca juga: Debat Pilkada Solo, Gibran-Teguh dan Bajo Tetap Pakai Masker

 

3. Komentar Gibran

Calon wali kota Solo yang diusung PDI-P, Gibran Rakabuming Raka ditemui seusai rapat koordinasi debat di Kantor KPU Solo, Jawa Tengah, Senin (26/10/2020).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Calon wali kota Solo yang diusung PDI-P, Gibran Rakabuming Raka ditemui seusai rapat koordinasi debat di Kantor KPU Solo, Jawa Tengah, Senin (26/10/2020).

Terkait penampilan perdananya, Gibran mengaku mempersilahkan warga untuk menilai.

"Masalah memuaskan atau tidak, yang menilai biar warga," kata Gibran saat menggelar jumpa pers kepada wartawan seusai debat pertama di Hotel Sunan Solo, Jawa Tengah, Jumat (6/11/2020) malam.

Setelah itu, Gibran tidak berkomentar banyak terkait hasil debat pertama pasangan calon. Dia hanya menyampaikan akan kembali melanjutkan kegiatan blusukannya menyerap aspirasi warga. 

Baca juga: Fakta Terkini Gunung Merapi, Warga Rentan Dievakuasi hingga Pesan Juru Kunci

4. Bobby-Aulia santai

Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Medan 2020 nomor urut dua, Muhammad Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman saat debat publik perdana di Hotel Grand Mercure Kota Medan, Sabtu (07/11/2020)KOMPAS.COM/MEI LEANDHA ROSYANTI Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Medan 2020 nomor urut dua, Muhammad Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman saat debat publik perdana di Hotel Grand Mercure Kota Medan, Sabtu (07/11/2020)

Dalam acara debat yang disiarkan secara live selama dua jam di Youtube serta fanspage, Boby-Aulia tampak santai.

Para relawan pendukung Bobby-Aulia pun terdengar meneriakkan yel " Bobby-Aulia Menang" saat debat berlangsung.

Sikap santai Bobby-Aulia, menurut Sekretaris Relawan Dunsanak (pendukung Bobby-Aulia) Aswindy, menggambarkan bahwa keduanya sudah paham soal permasalahan warga Kota Medan.

"Mengenai pembangunan, pendidikan dan kesejahteraan sosial masyarakat sangat tepat bagi perkembangan Medan ke depan," katanya, Sabtu (7/11/2020).

Baca juga: Pakai Kemeja Bertuliskan Boby Lovers, GM Hairos Ganti Baju Saat Didatangi Satgas Covid Sumut, Ini Faktanya

5. Lawan Bobby jadi trending di media sosial

Saat acara live tersebut, warganet ternyata juga turut meramaiakannya. Di akun Youtube, pasangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi (Aman), menjadi trending.

Sejumlah netizen menyampaikan komentar mendukung pasangan nomor urut satu ini.

"Memberi pilihan itu memang berat karena bakalan menciptakan perdebatan dalam fikiran, tapi memilih yang pasti adalah sebuah ketenangan dan kenyamanan. Medan Aman," tulis Hurul Aini Al Azizah.

Baca juga: Kisah Boby, Anak Buruh Lulusan Terbaik Program Studi Manajemen Agribisnis IPB

Sementara itu, beberapa netizen memilih untuk pesan bijak agar Pilkada Meda berlangsung dampai.

"Masing-masing paslon memberikan visi dan misi terbaik, silahkan kita memilih dengan bijak sesuai hati kita," tulisnya.

Hal yang sama juga disampaikan Fahrizal Rudi dalam komentarnya, "Apapun pilihan kita, tetap jaga pertemanan,jgn pecah belah..medan harus tetap kondusif."

(Penulis: Kontributor Semarang, Riska Farasonalia, Kontributor Medan, Mei Leandha | Editor: Farid Assifa, Dheri Agriesta)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X