Cerita Dokter Farhaan Sembuh dari Covid-19, Pasrah Lihat Pasien di Sampingnya Meninggal

Kompas.com - 08/11/2020, 11:24 WIB
Dokter Farhaan Abdullah KOMPAS.COM/PERDANA PUTRADokter Farhaan Abdullah

PADANG, KOMPAS.com- Setelah 16 hari dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Sumatera Barat (Sumbar), sejak 18 Oktober 2020, akhirnya dr Farhaan Abdullah Sp THT-KL sembuh dari Covid-19.

Farhaan dikenal sebagai seorang dokter yang aktif berjuang melawan pandemi Corona di Sumbar.

"Alhamdulillah pada 3 November lalu saya sudah sembuh dan pulang dari RSUP M Djamil," kata Farhaan yang dihubungi Kompas.com, Minggu (8/11/2020).

Baca juga: Dokter Kepala Puskesmas di Samarinda Meninggal karena Covid-19

Farhan mengatakan terpapar virus corona sangat menyakitkan. Pasalnya, dia harus irawat di ruang isolasi tanpa ada yang menemani.

"Kita hanya berteman dengan dokter, perawat dan cleaning service. Mereka datang dan menyapa kita. Sedangkan keluarga tidak boleh menunggui," jelas Farhaan.

Dokter dan perawat yang masuk begitu ramah dan berbincang menanyai dan mengawasi perkembangan kesehatan Farhaan.

"Mereka sangat ramah dan selalu menghibur saya. Itu yang membuat saya tidak stres selama diisolasi," kata Farhaan.

Saat dirawat, Farhaan sempat pasrah karena pasien yang terbaring di kanan dan kirinya merintih yang akhirnya meninggal dunia

Sebagai seorang dokter, Farhaan sangat ingin menolong. Namun apa daya, dirinya juga terbaring lemah.

"Saya ingin menolong, tapi saya sakit juga. Saya hanya bisa pasrah melihat pasien kiri dan kanan saya meninggal dunia," jelas Farhaan.

Baca juga: Terpapar Virus Corona, Seorang Dokter Hewan Meninggal

Melihat kondisi itu, Farhaan terus berserah diri dan tidak boleh stress. Dia menyemangatkan diri sendiri untuk bisa sembuh dan menolong pasien.

Ternyata hal itu menjadi kunci keberhasilannya untuk sembuh. Tidak stres dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Rasanya sudah saatnya raga ini mulai capek karena hampir delapan bulan selalu berhadapan dengan corona. Saya ikhlas untuk semuanya. Untuk meringankan beban masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, walaupun raga saya gantinya. Demi Allah," kata Farhaan.

Siap Berjuang Lagi

Farhaan mengaku tidak kapok dan akan tetap terus menjalaninya profesinya sebagai dokter serta berjuang melawan virus corona.

"Tidak. Saya tidak akan mengalah dan berhenti. Saya akan terus berjuang membantu masyarakat melawan corona ini," kata Farhaan.

Farhaan yang merupakan pensiunan tentara berpangkat Kolonel purnawirawan itu tidak gentar.

Baca juga: Dokter Gigi RSGM Unsoed Positif Covid-19, Pelayanan Ditutup Sementara

Darah tentara yang pemberani mengalir dalam tubuhnya kendati usianya tidak muda lagi yaitu 60 tahun.

Jauh sejak corona mewabah di Indonesia pada Maret 2020, Farhaan adalah salah satu dokter yang berani.

Keberaniannya ditunjukkan dengan mengambil langsung tes swab orang-orang yang dicurigai corona dan pasien positif.

Pada awal pandemi corona itu masih banyak tenaga kesehatan yang ragu dan takut.

Namun, sebagai mantan tentara, Farhaan menunjukkan keberaniannya dan tanggungjawabnya sebagai dokter.

"Awal pandemi itu banyak nakes yang ragu dan takut. Tapi saya tunjukkan dengan saya ambil sendiri tes swab pasien. Kendati saya saat itu juga seorang direktur," jelas Farhaan yang sebelumnya adalah Direktur Semen Padang Hospital.

Baca juga: Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Farhaan mengaku telah memiliki rekor tersendiri dalam mengambil tes swab pasien Covid-19.

"Totalnya sudah 6.000 lebih lah yang saya ambil tes swabnya. Ini saya lakukan sendiri," kata Farhaan.

Dirinya mengaku tidak pernah takut, karena selalu waspada dan menganggap melawan Corona adalah perang sebenarnya.

"Melawan corona ini saya anggap perang sebenarnya sebagai dokter," jelas Farhaan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X