Status Gunung Merapi Siaga, Warga Rentan di Klaten Mulai Dievakuasi

Kompas.com - 08/11/2020, 10:39 WIB
Kantor Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menjadi tempat evakuasi sementara warga jika Gunung Merapi erupsi. KOMPAS.comLABIB ZAMANIKantor Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menjadi tempat evakuasi sementara warga jika Gunung Merapi erupsi.

KLATEN, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Jawa Tengah sudah mulai mengevakuasi warga kelompok rentan di lereng Gunung Merapi ke tempat evakuasi sementara.

Evakuasi kelompok rentan yaitu anak-anak, wanita hamil, dan lansia dimulai pada Sabtu (7/11/2020) di dua desa Kecamatan Kemalang, yakni Tegalmulyo dan Balerante.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten kelompok rentan yang sudah dievakuasi sampai Sabtu malam total ada 150 orang.

"Untuk total (kelompok rentan) yang sudah dievakuasi sampai kemarin malam itu terdata 150 orang," kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Klaten, Sip Anwar dihubungi Kompas.com, Minggu (8/11/2020).

Baca juga: Status Gunung Merapi Naik Jadi Siaga, Ini Pesan Juru Kunci...

Evakuasi kelompok rentan ini diprioritaskan karena jika dilaksanakan ketika kondisi darurat akan berisiko. 

Kendati demikian, lanjut Sip Anwar, semua warga di kawasan rawan bencana akan dievakuasi ke tempat pengungsian sementara jika terjadi erupsi Gunung Merapi.

"Prinsip saya mengedepankan persuasif kepada warga masyarakat. Harapan kita iya bisa kita ajak untuk turun karena keselamatan itu yang utama," ujar dia.

Tempat evakuasi sementara di Desa Balerante dilakukan di Kantor Desa Balerante karena lokasi itu berjarak sekitar 9 kilometer sehingga jarak aman dari Merapi.

"Tempat evakuasi Tegalmulyo di depan Bale Desa Tegalmulyo itu jaraknya sekitar 6-7 kilometer dari Merapi. Tapi di sini merupakan titik akan dari Merapi," ungkap dia.

Baca juga: Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Dilaporkan Terus Meningkat

Sebelumnya diberitakan, kelompok rentan menjadi prioritas evakuasi jika Gunung Merapi meletus.

Hal tersebut disampaikan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Klaten, Sujarwanto Dwiatmoko saat meninjau tempat evakuasi sementara di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten, Jumat (6/11/2020).

Untuk diketahui, status Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditingkatkan dari Waspada (level II) menjadi Siaga (level III).

"Evakuasi khusus kelompok rentan dulu. Sehingga pada saat kejadian pun sudah tidak harus berpikir itu," kata Sujarwanto, Jumat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petani Tetap Memanen Cabai Rawit meski Belum Matang, Mumpung Harganya Rp 90.000 Per Kg

Petani Tetap Memanen Cabai Rawit meski Belum Matang, Mumpung Harganya Rp 90.000 Per Kg

Regional
5 Pasang Kepala Daerah di Kalsel Akan Dilantik secara Tatap Muka

5 Pasang Kepala Daerah di Kalsel Akan Dilantik secara Tatap Muka

Regional
Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Regional
Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Regional
Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Regional
Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Regional
Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

Regional
Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Regional
Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Regional
Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Regional
Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

Regional
Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X