9 November, Pemkot Lhokseumawe Mulai Belajar Tatap Muka di SD dan SMP

Kompas.com - 07/11/2020, 20:59 WIB
Ilustrasi sekolah. pu.go.idIlustrasi sekolah.

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Pemerintah Kota Lhokseumawe memulai belajar tatap muka pada Senin (9/11/2020). Kebijakan itu diambil menyusul turunnya angka penyebaran Covid-19 di Lhokseumawe.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe Ibrahim mengatakan, seluruh sekolah tingkat sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah pertama (SMP) siap memulai aktivitas belajar tatap muka.

Baca juga: Pengamat: Debat Pilkada Solo bagai Bumi dan Langit

“Teknisnya nanti diatur sekolah. Misalnya, satu kelas itu 30 murid. Nanti dibagi dua, gelombang satu 15 orang," kata Ibrahim saat dihubungi lewat telepon, Sabtu (7/11/2020).

Ibrahim menjelaskan, pihak sekolah juga bisa menyesuaikan jam belajar siswa.

"Kita memasuki new normal, belum normal sepenuhnya seperti dulu," kata dia.

Dinas pendidikan dan kebudayaan telah mengecek kesiapan seluruh sekolah menerapkan protokol kesehatan.

Setiap sekolah, kata dia, memiliki tempat cuci tangan, alat pengecekan suhu tubuh, dan masker.

“Hari ini rapat final lagi. Agar tak ada lagi kesalahan teknis, belum siap alat cuci tangan misalnya. Semua kita ingin beres dan aman,” kata Ibrahim.

Sementara itu, sekolah menengah atas (SMA) dan Madrasah Aliyah akan dibuka pada Selasa (10/11/2020). Namun, pembukaan SMA merupakan kewenangan provinsi.

Baca juga: Pengakuan Tersangka Pembunuhan Kakak Ipar: Saya Hanya Bermaksud Membela Kakak Saya...

“Namun kalau SMA itu kan kewenangan provinsi. Kalau madrasah itu kewenangan kementerian agama. Prinsipnya sama-sama kita mulai di tanggal itu untuk sekolah tatap muka,” jelas Ibrahim.

Dikutip dari situs Aceh Tanggap Covid-19, sebanyak 267 kasus positif Covid-19 tercatat di Kota Lhokseumawe hingga Sabtu (7/11/2020). Rinciannya, 252 pasien sembuh, 14 meninggal, dan satu pasien dirawat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Kalau Warga Tidak Patuh, Kasus Terus Bertambah dan Ruang Isolasi Penuh, Apa Tidak Kasihan'

"Kalau Warga Tidak Patuh, Kasus Terus Bertambah dan Ruang Isolasi Penuh, Apa Tidak Kasihan"

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Polda Riau Periksa Petugas Bea Cukai

Haji Permata Tewas Tertembak, Polda Riau Periksa Petugas Bea Cukai

Regional
Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi 'Memory Card' Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi "Memory Card" Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Regional
Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Regional
Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Regional
871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

Regional
Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Regional
Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Regional
Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Regional
PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

Regional
PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

Regional
Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Regional
Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Regional
Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X