Pilkada Medan: Debat Publik Perdana, Akhyar Trending, Bobby Santai...

Kompas.com - 07/11/2020, 19:43 WIB
Debat publik perdana pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Medan 2020 dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Kota Medan pada Sabtu (07/11/2020) KOMPAS.COM/MEI LEANDHA ROSYANTIDebat publik perdana pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Medan 2020 dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Kota Medan pada Sabtu (07/11/2020)

MEDAN, KOMPAS.com - Debat publik perdana pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Medan 2020 dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Kota Medan pada Sabtu (07/11/2020).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan Agussyah R Damanik mengatakan, acara ini untuk mengenal pasangan calon melalui visi, misi dan programnya.

Acara ini disiarkan secara live selama dua jam di Youtube serta fanspage, mendapat respons yang besar dari warganet.

Di akun Youtube, pasangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi (Aman) menjadi trending saat acara debat berlangsung. Sejumlah netizen menyampaikan komentar mendukung pasangan nomor urut satu ini. 

"Memberi pilihan itu memang berat karena bakalan menciptakan perdebatan dalam fikiran, tapi memilih yang pasti adalah sebuah ketenangan dan kenyamanan. Medan Aman," tulis Hurul Aini Al Azizah.

Baca juga: Pilkada Kota Medan Hanya Dua Paslon, Bobby-Aulia dan Akhyar-Salman

 

Sementara itu, Bambang Ismoyo menulis, "Cukup bob marley aja yg keren, kalo anak medan yg keren pilih 01."

Di fanspage KPU Kota Medan komentar lebih beragam, kebanyakan menyampaikan harapan dan mendukung Aman.

Berbeda dengan yang lainnya, salah satu netizen, Putri Sinal Sally Surbakti menulis pesan bijak memilih kepada warga.

"Masing-masing paslon memberikan visi dan misi terbaik, silahkan kita memilih dengan bijak sesuai hati kita," tulisnya.

Hal yang sama juga disampaikan Fahrizal Rudi dalam komentarnya, "Apapun pilihan kita, tetap jaga pertemanan,jgn pecah belah..medan harus tetap kondusif." 

Sementara paslon nomor urut dua, Muhammad Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman terlihat santai dan gaul dengan setelan kaos putih dan jaket denim.

Saat debat berlangsung, para relawan meneriakkan yel " Bobby-Aulia Menang". Protokol kesehatan Covid-19 yang diberlakukan KPU Medan membuat para pendukung ini menyaksikan acara dengan nonton bareng (nobar) di Jalan Putri Hijau, Kota Medan.

Sekretaris Relawan Dunsanak (pendukung Bobby-Aulia), Aswindy kepada wartawan mengatakan, visi dan misi yang disampaikan Bobby-Aulia sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Medan saat ini. 

"Mengenai pembangunan, pendidikan dan kesejahteraan sosial masyarakat sangat tepat bagi perkembangan Medan ke depan," katanya, Sabtu (7/11/2020). 

Baca juga: Bobby Nasution, Menantu Jokowi di Gelanggang Politik Pilkada Medan

Wakil Ketua Harian Dunsanak, Irmamudin menambahkan, saat debat, Bobby-Aulia terlihat santai.

"Kita lihat pasangan nomor urut dua tak gugup, begitu santai. Nampak sudah menguasai masalah di Medan dan cara menyelesaikannya. Selain itu ketika diberi waktu oleh moderator untuk berbicara, juga tepat waktu," pungkasnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X