[POPULER NUSANTARA] Pemulung yang Fotonya Viral Baca Al Quran Diangkat Jadi Direktur Bank Sampah | IRT Terkena Peluru Nyasar

Kompas.com - 07/11/2020, 07:05 WIB
Dedi Mulyadi saat menerima Akbar bersama Ayahnya di kediamannya di Subang pasa Kamis (6/11/2020) malam KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGDedi Mulyadi saat menerima Akbar bersama Ayahnya di kediamannya di Subang pasa Kamis (6/11/2020) malam

KOMPAS.comMuhammad Gifari Akbar (16), pemulung yang fotonya viral sedang mengaji di emperan toko di kawasan Braga, Kota Bandung, Jawa Barat, diangkat jadi Direktur Bank Sampah oleh anggota DPR RI Dedi Muyadi.

Dedi kebetulan mempunyai bank sampah di daerah Lembur Pakuan, Subang.

Pekerjaan itu diberikan Dedi karena Akbar dianggap sesuai dengan profesi yang digelutinya.

Sementara itu, seorang ibu rumah tangga (IRT) di Palembang, Sumatera Selatan, bernama Nurma (30) warga Jalan Talang Beti, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, terkena peluru nyasar di kakinya, Rabu (4/11/2020) sekitar pukul 18.00 WIB.

Akibatnya, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Peluru itu diduga dari Jakabaring Sport City (JSC). Pasalnya, rumah korban berada persis di belakang kawasan venue menembak JSC, Palembang.

Berikut populer nusantara selengkapnya:

1. Pemulung diangkat jadi direktur bank sampah

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi saat menelepon Akbar, remaja pemulung yang membaca Al Quran di emperan toko Kota Bandung dan fotonya viral, Kamis (5/11/2020).Istimewa Anggota DPR RI Dedi Mulyadi saat menelepon Akbar, remaja pemulung yang membaca Al Quran di emperan toko Kota Bandung dan fotonya viral, Kamis (5/11/2020).

Anggota DPR RI Dedi Mulaydi mengangangkat Akbar (16), pemulung asal Garut, Jawa Barat, yang fotonya viral sedang mengaji di emperan toko di kawasan Braga, Kota Bandung, Jabar, menjadi direktur bank sampah.

Bukan tanpa alasan jika Dedi mengangkat Akbar sebagai direktur bank sampah miliknya yang ada di Subang.

Pekerjaan itu ia berikan karena Akbar dianggap sesuai dengan profesi yang digelutinya selama ini.

"Kan dia kerjanya pungut sampah. Itu tidak boleh hilang. Dia konsen pada sampah dan kelola sampah. Dia akan menjadi direktur bank sampah di Lembur Pakuan (Subang)," kata mantan Bupati Purwakarta itu.

Baca juga: Pemulung yang Fotonya Viral Saat Baca Al Quran di Emperan Toko Akan Diangkat Direktur

 

2. IRT terkena peluru nyasar

Nurma (30) Ibu Rumah Tangga (IRT) saat berada di rumah sakit usai terkena peluru nyasar di bagian kaki ketika berada di rumahnya, Rabu (5/11/2020).HANDOUT Nurma (30) Ibu Rumah Tangga (IRT) saat berada di rumah sakit usai terkena peluru nyasar di bagian kaki ketika berada di rumahnya, Rabu (5/11/2020).

Nurma (30), seorang IRT di Palembang, Sumatera Selatan, terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit karena terkena peluru nyasar di kakinya, Rabu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X