Kompas.com - 06/11/2020, 23:38 WIB
Ketua KPU Gresik Akhmad Roni (kiri) saat memberikan sambutan dalam acara sosialisasi di Aston Inn Gresik, Jumat (6/11/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHKetua KPU Gresik Akhmad Roni (kiri) saat memberikan sambutan dalam acara sosialisasi di Aston Inn Gresik, Jumat (6/11/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik menargetkan partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2020 mencapai 77,5 persen.

Sebelumnya, KPU Kabupaten Gresik telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 918.192 orang.

Baca juga: Saya Tegaskan, Pendarahan Itu karena Stroke, Matanya yang Disebut Dicongkel Itu Tidak Benar

"Kami punya target tingkat partisipasi sebesar 77,5 persen. Atas dasar itu, kami terus menggelorakan dan bahu-membahu dalam menyosialisasikan dan menyampaikan tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Gresik, agar target 77,5 persen dapat tercapai," ujar Ketua KPU Gresik Akhmad Roni di Aston Inn Gresik, Jumat (6/11/2020).

Roni mengatakan, pihaknya harus bekerja keras mewujudkan target tersebut. Apa lagi, pilkada serentak tahun ini diadakan saat pandemi Covid-19.

Tahapan pilkada seperti kampanye pun dibatasi. Para pasangan calon dianjurkan berkampanye secara daring untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Kami berharap, peran media dapat membantu menyukseskan target yang kami tetapkan dengan cara ikut memberitakan tahapan KPU Gresik sebagai bagian sosialisasi kepada masyarakat," kata dia.

Sejauh ini, kata Roni, proses tahapan Pilkada Gresik 2020 masih berjalan aman dan sesuai harapan.

"Sampai tahapan kurang 33 hari, situasi di Gresik masih kondusif. Ini juga tidak lepas dari peran kawan-kawan media dalam memberitakan, mengabarkan, serta menyampaikan informasi kepada publik," tutur Roni.

Sementara itu, Komisioner KPU Jawa Timur Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat Gogot Cahyo Baskoro menambahkan, ada beberapa cara yang bisa dilakuakn untuk merealisasikan target partisipasi pemilih itu.

"Bisa menggandeng stakeholder dalam melakukan berbagai inovasi. Semisal membuat lomba TPS unik, lomba foto selfie dan lain sebagainya, yang itu bertujuan untuk menarik perhatian orang atau pemilih untuk datang memberikan hak pilihnya ke TPS," kata Gogot.

Gogot juga menyarankan jajaran KPU Gresik memastikan seluruh kepala keluarga telah mendapatkan sosialisasi tentang pemungutan suara pada 9 Desember 2020.

Baca juga: 8 Program Qosim-Alif di Pilkada Gresik 2020, Bangkitkan UMKM hingga Permudah Perizinan

Sebelumnya, KPU Gresik sudah menetapkan jumlah DPT dalam Pilkada Gresik 2020 sebanyak 918.192 orang. Dengan rincian, sebanyak 456.2020 pemilih laki-laki dan 461.990 berjenis kelamin perempuan.

Jumlah ini mengalami penurunan, jika dibandingkan dengan pada saat Pemilihan Umum 2019. Saat itu, DPT yang tercatat ada sebanyak 927.045 pemilih di Gresik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X