Kompas.com - 06/11/2020, 21:54 WIB
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mumin Wijaya saat mengadakan konferensi pers penangkapan tiga orang tersangka pengedar sabu di Jalan Pangeran Hidayat, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (6/11/2020). KOMPAS.COM/IDONKapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mumin Wijaya saat mengadakan konferensi pers penangkapan tiga orang tersangka pengedar sabu di Jalan Pangeran Hidayat, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (6/11/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sejumlah personel Polresta Pekanbaru diserbu sekelompok warga saat melakukan penangkapan terhadap pengedar narkoba di sebuah kompleks perumahan di Jalan Pangeran Hidayat, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru, Riau.

Inilah detik-detik polisi diserbu warga hingga dilempari batu.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menjelaskan, tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) mendapat informasi ada sarang narkoba di  Jalan Pangeran Hidayat.

Menindaklanjuti informasi itu, Kamis (5/11/2020) sore, tim melakukan penyelidikan.

"Anggota dari Satresnarkoba Polresta Pekanbaru menggerebek sebuah rumah dan menangkap tiga orang tersangka dengan barang bukti 15 paket kecil sabu," ungkap Nandang kepada Kompas.com saat konferensi pers di Polresta Pekanbaru, Jumat (6/11/2020) sore.

Baca juga: Beredar Video Polisi Diadang dan Dilempari Batu Saat Sergap Bandar Narkoba

Setelah itu, lanjut dia, tim kembali menggeledah sebuah rumah yang menjadi loket penjualan sabu. Dari rumah itu, petugas juga menemukan lima paket kecil sabu.

Namun, pada saat penggeledahan berlangsung, tiba-tiba datang sekelompok warga yang bermukim di tempat kejadian perkara (TKP) menyerbu petugas.

"Sekelompok warga ini datang mencoba untuk menggagalkan upaya penangkapan pengedar narkoba," kata Nandang.

Baca juga: Kasus Ibu Tertembak Peluru Nyasar di Belakang Venue Tembak Palembang, Ini Kata Polisi

Petugas dikepung warga, motor polisi dirusak

Petugas yang masih ada di dalam rumah dikepung oleh warga. Situasi di lokasi mencekam, karena warga melempari petugas dengan menggunakan batu.

Bahkan, warga juga sempat merusak satu unit sepeda motor matik milik polisi dengan cara ditimpuk pakai batu besar.

Melihat warga semakin beringas, tim yang terkepung di dalam rumah meminta bantuan personel Polresta Pekanbaru.

Tak lama setelah itu, tim bantuan datang ke lokasi. Kapolresta Pekanbaru pun turun tangan ke TKP dengan membawa sanjata laras panjang untuk keamanan.

"Mereka melakukan perlawanan, melempari kami pakai batu. Namun, setelah kita lakukan upaya-upaya pengamanan, kami berhasil keluar dengan membawa tiga orang tersangka. Beruntung tidak ada anggota yang terluka," tutur Nandang.

Baca juga: 3 Anggota KPK Dikepung Warga Desa Sukowono karena Dikira Penculik, Ini Penjelasan Polisi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X