Kompas.com - 06/11/2020, 20:29 WIB
Nurma (30) Ibu Rumah Tangga (IRT) saat berada di rumah sakit usai terkena peluru nyasar di bagian kaki ketika berada di rumahnya, Rabu (5/11/2020). HANDOUTNurma (30) Ibu Rumah Tangga (IRT) saat berada di rumah sakit usai terkena peluru nyasar di bagian kaki ketika berada di rumahnya, Rabu (5/11/2020).

 

PALEMBANG, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang mulai melakukan penyelidikan terkait kasus peluru nyasar yang menimpa Nurma (30) hingga harus mengalami luka tembak dibagian mata kaki.

Wakasat Reskrim Polrestabes Palembang AKP Wilian Harbensyah mengatakan, mereka teah melakukan oleh TKP di tempat kejadian perkara.

Selain itu, bekas proyektil yang ditemukan oleh korban juga telah diambil tim Labfor untuk dilakukan pemeriksaan uji balistik.

"Dari hasil uji balistik ini baru diketahui dimana sumber peluru itu dan milik siapa,"kata Wilian kepada wartawan, Jumat (6/11/2020).

Baca juga: Petani Ogan Ilir Tertembak Peluru Nyasar di Dada, Jadi Kasus Kedua di Sumsel

Willian menjelaskan, ia belum bisa berandai-andai dari mana sumber dari peluru tersebut meskipun di lokasi kejadian berdekatan dengan venue menembak komplek Jakabaring Spor City (JSC) Palembang.

Namun, kasus tersebut dipastikan akan tetap diselidiki sehingga menemukan titik terang.

"Kami belum bisa mengambil kesimpulan untuk kasus ini, lebih baik menunggu uji balistik saja,"ujarnya.

Selain itu, penyidik juga akan memanggil pihak pengelola JSC untuk dimintai keterangan kasus tersebut. Sebab, saat kejadian berlangsung sedang ada aktivitas latihan menembak di venue itu.

"Dari pihak JSC akan kita lihat prosedur keamanan di lokasi venue seperti apa,"jelasnya.

Baca juga: Kena Peluru Nyasar di Kaki, Ibu Ini Lemas Terjatuh di Depan Rumahnya

Diberitakan sebelumnya,seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Nurma (30) yang tinggal di Jalan Talang Beti, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, Palembang mendadak terjatuh di depan rumahnya sendiri usai tertembus peluru nyasar.

Rumah Nurma sendiri diketahui berada persis di belakang kawasan venue menembak kompleks Jakabaring Sport City (JSC) Palembang.

Nurma mengatakan, kejadian tersebut berlangsung pada Rabu (4/11/2020) kemarin sekitar pukul 18.00WIB. Saat itu ia sedang berada di depan rumah dan hendak masuk karena telah memasuki waktu magrib.

Namun, saat hendak masuk ke rumah, kakinya mendadak lemas dan membuat Nurma terjatuh.

"Langsung terasa sakit dan kaki saya lemas, setelah itu di bagian mata kaki mengeluarkan darah,"kata Nurma saat berada di rumah sakit, Kamis (5/11/2020).

Dalam kondisi lemas, Nurma pun berteriak minta tolong sehingga membuat warga sekitar keluar. Setelah itu, ia langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X