Viral, Video Pria Berjaket Ojol Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Pedagang Kue Keliling di Makassar

Kompas.com - 06/11/2020, 19:26 WIB
Screen capture detik-detik pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang pengendara ojek online terhadap penjual kue keliling di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Rabu (4/11/2020). Dok IstimewaScreen capture detik-detik pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang pengendara ojek online terhadap penjual kue keliling di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Rabu (4/11/2020).

KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita pedagang kue keliling di Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan seorang pria berjaket ojek online viral di media sosial.

Diketahui peristiwa itu terjadi di Jalan Teuku Umar 10 Lorong 7, Kecamatan Tallo, sekitar pukul 06.00 Wita, Rabu (4/11/2020).

Perbuatan pria tersebut viral di media sosial setelah aksinya terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV).

Baca juga: Pengakuan Karyawan yang Cabuli Anak Bos: Setiap Ada Kesalahan Orang Lain, Saya Dimarahi

Dalam video yang berdurasi 18 detik tersebut, tampak terlihat pria berjaket ojol mengendarai sepeda motor muncul dari arah belakang penjual kue itu.

Tiba-tiba, pengendara motor itu menghampiri korban dan memegang dadanya. Setelah melakukan aksi bejatnya, pelaku langsung kabur.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus mengatakan, saat ini pihaknya masih menyelidiki terhadap kasus tersebut. Tapi korban belum melapor.

"Korban penjual kue. Belum resmi melapor ke polsek tapi anggota sudah interogasi lewat telepon," ujar Supriady, Jumat (6/11/2020).

Baca juga: Pedagang Kue Keliling di Makassar Jadi Korban Pelecehan Seksual Pria Berjaket Ojol

Dari hasil interogasi awal yang dilakukan pihaknya kepada korban, wanita berusia 30 tahun itu mengaku jika dadanya dipegang oleh pelaku sebanyak satu kali.

"Saat kejadian korban teriak menangis, tapi tidak ada yang merespons," ujarnya.

Baca juga: Kesal karena Sering Dimarahi, Karyawan Cabuli Anak Bos

Diakui Supriady bahwa pihaknya masih kesulitan untuk mengidentifikasi pelaku.

Pasalnya, saat peristiwa itu terjadi, nomor kendaraan yang digunakan pelaku saat terekam kamera CCTV tidak terlihat jelas.

"Korban bilang tidak kenal pelaku karena pakai masker, helm, jaket ojek online," ungkapnya.

Baca juga: Seorang Istri Ajak 2 Pria Bersetubuh di Rumahnya Saat Suami Sedang Pergi, Digerebek Warga

 

(Penulis Kontributor Makassar, Himawan | Editor Dony Aprian)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X