Cerita Nicka Savitri Merias Pengantin Saat Pandemi Corona, Menjaga Protokol Kesehatan Ketat

Kompas.com - 06/11/2020, 11:06 WIB
Nicka Savitri (33) seorang makeup artist saat merias pengantin dengan protokol kesehatan Covid-19. KOMPAS.COM/Dok. NickaNicka Savitri (33) seorang makeup artist saat merias pengantin dengan protokol kesehatan Covid-19.

MALANG, KOMPAS.com – Jasa makeup artis (MUA) menjadi salah satu sektor usaha yang ikut terdampak pandemi Covid-19.

Namun, seiring dengan diberlakukannya adaptasi kebiasaan baru, pekerjaan merias wajah itu mulai bangkit kembali.

1 Agustus 2020 merupakan hari pertama Nicka Savitri (33) kembali menjalankan pekerjaannya sebagai makeup artis profesional setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.

Hari itu, Nicka masih ragu dengan pekerjaanya. Resiko penularan virus corona yang masih tinggi membuatnya khawatir.

“Waktu itu saya masih takut, khawatir. Tapi, (permintaan merias) ini harus saya ambil karena saya butuh pemasukan juga,” kata Nicka, saat diwawancara Kompas.com di Kota Malang, pada Kamis (5/11/2020).

Baca juga: Kepala Dinasnya Positif Covid-19, Kantor Disporapar Kota Malang Ditutup

Ketika itu, pemilik Nicka Makeup Studio di Jalan WR Supratman, Gang 1 Nomor 4 Kelurahan Sisir, Kota Batu, itu mendapat pekerjaan untuk merias pengantin di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

“Itu sangat khawatir, aduh mau keluar masih menunggu. Karena kebetulan saya meriasnya di pengantin perempuan dan pengantin laki-laki. Habis merias ya sudah, di kamar tidak keluar,” kata dia.

Untuk meminimalisir penularan Covid-19, Nicka menggunakan face shield dan masker selama menjalankan pekerjaanya.

Tanpa penghasilan selama pembatasan sosial

Sebagai penyedia jasa rias yang menjalankan pekerjaannya secara mandiri, Nicka sempat kehilangan pekerjaannya ketika ada pembatasan sosial di awal pandemi Covid-19.

Banyak jadwal riasnya yang dibatalkan akibat larangan menyelenggarakan even, terutama pernikahan.

“Dampak pandemi itu sangat terasa sekali ketika ada aturan tidak boleh ada even, wedding dan semacamnya. Banyak job yang di-reschedule bahkan ada yang dibatalkan,” kata dia.

Biasanya, Nicka banyak mendapatkan pekerjaan merias pengantin. Selain itu, dia juga kerap mendapat pekerjaan merias calon pengantin yang hendak berfoto pre-wedding.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X