Minggu Depan KBM Tatap Muka, Ribuan Guru dan Siswa di Madiun Rapid Test Massal

Kompas.com - 05/11/2020, 21:37 WIB
RAPID TEST—Petugas Dinkes Kota Madiun mengambil darah salah satu siswa untuk menjalani rapid test menyusul digelarnya kegiatan belajar dan mengajar tatap muka pekan depan. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIRAPID TEST—Petugas Dinkes Kota Madiun mengambil darah salah satu siswa untuk menjalani rapid test menyusul digelarnya kegiatan belajar dan mengajar tatap muka pekan depan.

MADIUN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Madiun menggelar rapid test massal bagi guru dan siswa menyusul diberlakukannya uji coba kegiatan belajar dan mengajar (KBM) tetap muka mulai Senin (9/11/2020).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Heri Wasana, mengatakan, tahap pertama KBM tatap muka terdiri 20 sekolah yang terdiri dari delapan SMPN dan 12 SDN.

Hanya saja, pembelajaran tatap muka sementara diberlakukan bagi kelas VI SD dan IX SMP.

“Jadi, seluruh murid dan guru yang akan mengikuti pembelajaran tatap muka menjalani rapid test. Jumlah totalnya sekitar 4000-an,” ujar Heri, disela-sela peninjauan rapid test di SMPN 2 Kota Madiun, Kamis (5/11/2020).

Baca juga: Korupsi Dana PIK, Mantan Pejabat Pemkab Madiun Ditahan

Menurut Heri, pelaksanaan rapid test untuk para murid dan guru mulai dilakukan Kamis (5/11/2020) di sekolah masing-masing.

Tak hanya itu guru dan murid, seluruh karyawan di sekolah yang menggelar KBM tatap muka wajib menjalani rapid test.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Heri menuturkan, tindakan rapid test seluruh guru, murid dan karyawan sekolah sebagai bentuk deteksi awal terkait kondisi orang yang terlibat dalam KBM tatapi muka selama pandemi Covid-19.

Siswa juga di-rapid test karena pembawa itu tidak hanya pada guru. Siswa pun juga begitu. Bisa jadi mobilitas orangtua atau keluarganya bisa menjadi penyebab penularan,” kata Heri.

Untuk pelaksanaan rapid test rencananya akan berlangsung hingga akhir November.

Bagi sekolah yang seluruh murid dan gurunya telah menjalani rapid test dengan hasil non-reaktif diperbolehkan membuka pembelajaran tatap muka.

Ia menambahkan, sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka, Disdik Kota Madiun sudah membuat survei terkait rencana KBM tatap muka.

Hasilnya, 80 persen wali murid setuju dengan rencana KBM tatap muka.

Baca juga: Libur Panjang, ASN Madiun Tak Dilarang ke Luar Kota, Harus Rapid Test Saat Kembali

Kepala SMPN 2 Kota Madiun, Suyatmun, menuturkan, jumlah siswa yang menjalani rapid test sebanyak 269 anak.

Rapid test diberlakukan untuk persiapan uji coba pembelajaran tatap muka pada Senin depan.

Ia mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan seluruh sarana KBM tatap muka di tengah pandemi dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Beberapa hal yang diperhatikan yakni penataan jarak kursi hingga penyedian hand sanitizer.

Untuk model pembelajarannya dibagi menjadi dua sesi setiap kelasnya.

“Semisal di kelas ada 30 siswa maka pekan ini 15 anak yang masuk. Sisanya gentian pekan depan yang masuk,” ujar Suyatmun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.