Kompas.com - 05/11/2020, 08:11 WIB
Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) yang terjadi hingga semingguan membuat masyarakat Batam ketakutan. Sebab tidak saja BBM jenis premium yang mengalami kelabgkaan, belakangan Partalite dan Partamax 92 juga nyaris mengalami kelangkaan sejak Selasa (27/10/2020) hingga saat ini, Rabu (4/11/2020). KOMPAS.COM/HADI MAULANAKelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) yang terjadi hingga semingguan membuat masyarakat Batam ketakutan. Sebab tidak saja BBM jenis premium yang mengalami kelabgkaan, belakangan Partalite dan Partamax 92 juga nyaris mengalami kelangkaan sejak Selasa (27/10/2020) hingga saat ini, Rabu (4/11/2020).

BATAM, KOMPAS.com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), terjadi selama sepekan.

Kelangkaan ini membuat warga menjadi khawatir.

Mulai jenis Premium, Pertalite hingga Pertamax mengalami kelangkaan hingga Rabu (4/11/2020).

Baca juga: Ini Nilai Upah untuk Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu di Pekanbaru

Memanggapi hal ini, Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) I Sumatera Bagian Utara memastikan pasokan BBM jenis Premium dan Pertalite di wilayah Kepri saat ini dalam kondisi aman dan relatif lancar.

Pertamina menilai, telah terjadi lonjakan konsumsi BBM di hari pertama masuk kerja di beberapa SPBU di Kepri.

Bahkan, Pertamina mengklaim telah melakukan langkah cepat dengan menambah pasokan BBM jenis Premium sebanyak 90.000 liter dan Pertalite sebanyak 108.000 liter yang akan di salurkan ke SPBU di wilayah Kepri, khususnya Batam.

"Tambahan pasokan BBM tersebut disuplai dari Fuel Terminal BBM Kijang dan Fuel Terminal Tanjung Uban guna memenuhi kebutuhan BBM masyarakat Kepri yang meningkat pasca masa libur panjang," kata Muhammad Rum selaku Pjs Manager Communication Relation & CSR MOR I Sumbagut melalui keterangan tertulis, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: Main TikTok Sebut Kantor Polisi Sarang Buaya, 2 Perempuan Diperiksa

Pertamina juga mengimbau masyarakat Kepri untuk membeli BBM sesuai kebutuhan seperti biasanya dan tidak panic buying guna menghindari adanya kepadatan di SPBU.

“Kami pastikan pasokan BBM untuk wilayah Kepri masih aman dan lancar. Ketahanan stok BBM yang ada cukup untuk 13 hari ke depan, “ ujar Rum.

Di samping itu, sesuai acara rapat koordinasi Pertamina dengan Pemkot Batam, Tanjungpinang dan Pemkab Bintan di ruang rapat Wali Kota Tanjung Pinang, diputuskan perlu adanya penambahan alokasi BBM jenis Premium dan Pertalite.

Kemudian, penambahan jam operasional Terminal Fuel Kijang dan Tanjung Uban guna memenuhi kebutuhan masyarakat Kepri.

"Dianjurkan masyarakat untuk menggunakan BBM jenis Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo yang mempunyai beragam keunggulan seperti lebih efisien dan ramah lingkungan, serta sesuai dengan yang direkomendasikan oleh pabrikan," kata Rum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan 'Sentra Padi Subang'

Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan "Sentra Padi Subang"

Regional
Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.