Guru Ngaji Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Tetangga Sempat Dengar Suara Teriakan dari Rumah Korban

Kompas.com - 04/11/2020, 19:58 WIB
Ilustrasi garis polisi. THINKSTOCKIlustrasi garis polisi.

KOMPAS.com - Seorang guru ngaji perempuan berinisial AM (28), ditemukan tewas dalam sumur di belakang rumahnya di Kampung Lingkungan 2 Citatah Dalam, Kelurahan Ciriung RT05/04, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/11/2020) pagi.

Sebelum ditemukan tewas dalam sumur, Edi Mulyono (43), tetangga AM, sempat mendengar suara teriakan dari rumah korban.

Kata Edi, Minggu (1/11/2020) malam dirinya sempat mendengar suara sayup-sayup jeritan dari dalam rumah korban.

Baca juga: Pengakuan Pria yang Bakar Kekasihnya hingga Tewas: Dia Menjaga Jarak Terus, Saya Berpikir untuk Membuatnya Jera

Namun, saat itu, Edi tak menghiraukannya dan menganggap keluarga AM baru pulang dari acara Maulid Nabi Muhammad 1442 H di Masjid Khadijah Ibrahim.

Selain itu, kata Edi, ada juga yang mendengar suara motor.

"Saya denger teriakan jam 10 terus ada yang denger motor masuk ke rumahnya, dikiranya itu suami dia, M Kurniawan tapi ternyata suaminya justru pulangnya terakhir (acara Maulid) dan saya juga kaget pas dia pulang menanyakan keberadaan istrinya AM," ujarnya.

Baca juga: Kronologi Ditemukannya Guru Ngaji Tewas di Sumur, Berawal dari Air Berbau

Kata Edi, korban ditemukan dalam sumur setelah para murid TPA dan suaminya mencium bau tak sedap dari air sumur saat mengambil wudhu untuk melaksanakan shalat subuh.

"Ketemunya karena bau, jadi manggil tukang sumur. Pak Mulyadi itu dipanggil untuk turun, pas disenterin liat sosok tubuh, jam 7 ditemukannya jam segitu," ungkapnya.

Baca juga: Misteri Guru Ngaji Tewas Dalam Sumur Tertutup Beton, Tetangga Mengaku Dengar Jeritan dan Suara Motor

Sementara itu, Kaposlek Cibinong AKP I Kaded Vemil mengatakan, pihaknya sedang memeriksa tetangga korban yang sempat mendengar suara jeritan saat korban pulang dari acara Maulid Nabi.

Dalam kasus ini, sedikitnya polisi sudah memeriksa empat orang saksi untuk dimintai keterangan.

"Keluarga (suami), tetangga dan saksi yang memang mendengar jeritan (korban) malam itu," kata Kadek saat ditemui di kantornya, Cibinong, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: Ayah yang Bunuh Anaknya karena Merasa Terpapar Covid-19 Ditetapkan Tersangka

 

(Penulis : Kontributor Kabupaten Bogor, Afdhalul Ikhsan | Editor : Aprillia Ika)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X