Petugas Positif Covid-19, Obyek Wisata Umbul Ponggok Klaten Tutup 3 Hari

Kompas.com - 04/11/2020, 19:12 WIB
Obyek wisata Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (14/11/2017). Kompas.com/Labib ZamaniObyek wisata Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (14/11/2017).

KLATEN, KOMPAS.com - Obyek wisata air Umbul Ponggok di Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali ditutup setelah salah satu petugasnya terpapar Covid-19.

Penutupan obyek wisata Umbul Ponggok dimulai sejak Minggu (1/11/2020) sore hingga Rabu (4/11/2020) ini.

"Yang positif Covid-19 ini bukan petugas tetap, tapi freelance. Ini diketahui setelah kita laksanakan pemeriksaan swab acak," kata Camat Polanharjo, Joko Handoyo dihubungi Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Akun Instagram Polres Klaten Diretas, Polisi Cari Pelakunya

Setelah diketahui ada petugas positif Covid-19, pihaknya langsung berkoordinasi dengan kepala desa dan pengelola untuk menutup sementara operasional selama tiga hari sesuai arahan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

Penutupan sementara ini dilakukan selain proses strerilisasi juga sekaligus untuk melakukan tracing kontak petugas positif Covid-19.

"Penutupan dari Minggu sampai hari ini. Buka lagi besuk (Kamis)," terang dia.

Joko pun meminta pihak kepala desa dan pengelola obyek wisata Umbul Ponggok untuk mengevaluasi menyeluruh setelah petugas positif terinfeksi virus corona.

Baca juga: Tahanan Polres Klaten Tewas Setelah Dianiaya, 10 Orang Jadi Tersangka

Evaluasi bertujuan tidak ada lagi petugas maupun pengunjung terpapar virus corona.

"Protokol kesehatan harus diterapkan agar tidak ada lagi yang terkena virus corona. Pembukaan ini baru percobaan. Karena nanti akan ada lagi cuti bersama akhir Desember 2020. Jadi, persiapannya dari sekarang," imbuh dia.

Diketahui, Umbul Ponggok dibuka untuk tujuan wisata mulai Rabu (28/10/2020).

Pembukaan kembali setelah ditutup karena pandemi Covid-19 dengan tujuan sebagai uji coba.

Selama pembukaan itu jumlah pengunjung yang datang untuk menikmati Umbul Ponggok mencapai 900 orang setiap harinya.

Namun, sejak ada petugas dinyatakan positif, Umbul Ponggok ditutup kembali selama tiga hari untuk sterilisasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

Regional
4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

Regional
Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Regional
Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Regional
Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Regional
Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar 'Open House' dan Syukuran Usai Dilantik

Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar "Open House" dan Syukuran Usai Dilantik

Regional
Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Regional
Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Regional
Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Regional
Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Regional
Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Regional
Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Regional
Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X