Kompas.com - 04/11/2020, 19:12 WIB

KLATEN, KOMPAS.com - Obyek wisata air Umbul Ponggok di Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali ditutup setelah salah satu petugasnya terpapar Covid-19.

Penutupan obyek wisata Umbul Ponggok dimulai sejak Minggu (1/11/2020) sore hingga Rabu (4/11/2020) ini.

"Yang positif Covid-19 ini bukan petugas tetap, tapi freelance. Ini diketahui setelah kita laksanakan pemeriksaan swab acak," kata Camat Polanharjo, Joko Handoyo dihubungi Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Akun Instagram Polres Klaten Diretas, Polisi Cari Pelakunya

Setelah diketahui ada petugas positif Covid-19, pihaknya langsung berkoordinasi dengan kepala desa dan pengelola untuk menutup sementara operasional selama tiga hari sesuai arahan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

Penutupan sementara ini dilakukan selain proses strerilisasi juga sekaligus untuk melakukan tracing kontak petugas positif Covid-19.

"Penutupan dari Minggu sampai hari ini. Buka lagi besuk (Kamis)," terang dia.

Joko pun meminta pihak kepala desa dan pengelola obyek wisata Umbul Ponggok untuk mengevaluasi menyeluruh setelah petugas positif terinfeksi virus corona.

Baca juga: Tahanan Polres Klaten Tewas Setelah Dianiaya, 10 Orang Jadi Tersangka

Evaluasi bertujuan tidak ada lagi petugas maupun pengunjung terpapar virus corona.

"Protokol kesehatan harus diterapkan agar tidak ada lagi yang terkena virus corona. Pembukaan ini baru percobaan. Karena nanti akan ada lagi cuti bersama akhir Desember 2020. Jadi, persiapannya dari sekarang," imbuh dia.

Diketahui, Umbul Ponggok dibuka untuk tujuan wisata mulai Rabu (28/10/2020).

Pembukaan kembali setelah ditutup karena pandemi Covid-19 dengan tujuan sebagai uji coba.

Selama pembukaan itu jumlah pengunjung yang datang untuk menikmati Umbul Ponggok mencapai 900 orang setiap harinya.

Namun, sejak ada petugas dinyatakan positif, Umbul Ponggok ditutup kembali selama tiga hari untuk sterilisasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.