Kisah Tragis Paniran dan Sulawi, Suami Istri yang Tewas Bersama di Dalam Sumur

Kompas.com - 04/11/2020, 09:41 WIB
Ilustrasi jenazah Kompas.comIlustrasi jenazah

KOMPAS.com- Berawal membetulkan pipa pompa sumur, pasangan suami istri Paniran (39) dan Sulawi (35) justru tewas bersama di dalam sumur.

Petugas pun membutuhkan waktu dua jam untuk mengevakuasi jasad suami istri tersebut.

Baca juga: Sejoli Berseragam ASN Bolos Kerja, Tepergok Mesum dalam Mobil di Tepi Pantai

Suami lemas lebih dulu

Ilustrasi pasangan hidupShutterstock Ilustrasi pasangan hidup
Kapolsek Kartoharjo AKP Agus Suprijanto mengemukakan, awalnya sang suami membetulkan pipa pada pompa sumurnya.

Adapun sumur miliknya itu berada di tengah sawah dengan kedalaman empat meter.

Namun Paniran tiba-tiba merasa lemas lantaran diduga menghirup gas beracun di dalam sumur.

Sang istri yang mengetahui pun panik dan berusaha menolong suaminya. Tanpa pikir panjang, Sulawi berupaya masuk ke dalam sumur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pasangan Suami Istri Tewas di Dalam Sumur, Diduga Hirup Gas Beracun

 

Ilustrasi tewasSHUTTERSTOCK Ilustrasi tewas
Istri ikut hirup gas beracun

Namun sayang upaya Sulawi menyelamatkan nyawa Paniran tak berhasil.

Malangnya, ia justru ikut menghirup gas beracun dan menjadi korban.

"Diduga istrinya hendak menolong tapi juga menjadi korban karena ikut menghirup gas beracun tersebut," kata Agus.

Namun sebelum ditemukan tewas dalam sumur bersama sang suami, Sulawi sempat berteriak meminta tolong.

Baca juga: Terjun ke Sumur 16 Meter Demi Selamatkan Kucing, Ferian Awalnya Mengaku Merinding

Dievakuasi selama dua jam

Diduga hirup das beracun saat benahi pompa, pasangan suami istri di Magetan ditemukan tewas di dalam sumur.KOMPAS.COM/ANTON Diduga hirup das beracun saat benahi pompa, pasangan suami istri di Magetan ditemukan tewas di dalam sumur.
Warga yang menemukan pasangan suami istri lemas di dalam sumur kemudian memanggil petugas.

Tim SAR gabungan dari BPBD Magetan, TNI, Polri dan relawan membutuhkan waktu kurang lebih selama dua jam untuk mengevakuasi Sulawi dan Paniran.

Namun, nyawa keduanya tidak bisa diselamatkan.

Suami istri tersebut meninggal dunia bersama di dalam sumur.

"Keluarga menerima kejadian ini sebagai kecelakaan dan jenazah akan dimakamkan hari ini," tutur Kapolsek.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Magetan, Sukoco | Editor: Robertus Belarminus)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.