Kronologi Perempuan Tewas Mengambang dalam Sumur, Ternyata Guru Ngaji yang Hilang sejak Maulid Nabi dan Dicari-cari Suami

Kompas.com - 03/11/2020, 21:18 WIB
Seorang guru ngaji berinisial AM (28) dievakuasi tim rescue Damkar dan Polsek Cibinong dari dalam sumur rumah korban di Lingkungan 2 Citatah Dalam, Kelurahan Ciriung RT05/04, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Selasa (3/11/2020) pukul 07.00 WIB. KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANSeorang guru ngaji berinisial AM (28) dievakuasi tim rescue Damkar dan Polsek Cibinong dari dalam sumur rumah korban di Lingkungan 2 Citatah Dalam, Kelurahan Ciriung RT05/04, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Selasa (3/11/2020) pukul 07.00 WIB.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Kapolsek Cibinong AKP I Kadek Vemil mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab tewasnya guru ngaji yang ditemukan mengambang di dalam sumur, Kelurahan Ciriung RT 05 RW 04, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pihak kepolisian, kata dia, dibantu tim rescue Damkar sudah melakukan evakuasi guru ngaji berinisial AM (28) dari dalam sumur galian yang tertutup beton.

Ia juga memastikan bahwa jenazah perempuan tersebut langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta, untuk dilakukan otopsi dan pemeriksaan lebih lanjut.

"Sampai saat ini sebab kematian AM (28) masih dalam proses pemeriksaan," kata Kadek dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Hilang usai Ikut Maulid Nabi, Perempuan Guru Ngaji Ditemukan Tewas di Sumur

Kadek menjelaskan, kejadian bermula saat AM (28) mengikuti acara Maulid Nabi di Masjid Khadijah Ibrahim di dekat rumahnya pada Minggu (1/11/2020) sekitar pukul 19.30 WIB.

Saat itu, kata Kadek, AM memilih pulang lebih awal bersama dua anaknya dari acara maulid tersebut sekitar pukul 21.00 WIB.

Sedangkan suami korban, M Kurniawan, masih mengikuti kegiatan Maulid Nabi sampai pukul 23.00 WIB karena kebetulan bertindak sebagai panitia.

Sang suami yang baru pulang menghadiri acara Maulid tersebut terkejut ketika mengetahui istrinya tidak ada di rumah.

Kadek menyebutkan, sang suami sempat mendobrak pintu rumah yang dikunci dari dalam. Setelah berhasil mendobrak pintu, M Kurniawan saat itu hanya melihat anaknya tertidur di kamar.

"Kecurigaan hilang sudah dari sana dan si suami bahkan melakukan pencarian hingga pagi hari Senin, tapi si istri belum juga ditemukan keberadaannya," ujar Kadek.

Baca juga: Kedalaman Sumur 20 Meter dan Dicor, Mayat Perempuan Mengambang Sulit Dievakuasi

Air berbau

Esok harinya Senin (2/11/2020), M Kurniawan hendak mengambil air wudhu untuk melaksanakan shalat subuh di rumahnya.

Namun ada keganjilan, ia bersama sejumlah murid ngaji merasakan bau tak sedap dari air sumur tersebut.

Dari sana, menurut Kadek, pencarian korban pun mulai menemukan titik terang karena muncul kecurigaan bau busuk tersebut.

Sang suami langsung melapor ke RT setempat dan meminta tukang ledeng bernama Mulyadi (42) untuk memeriksa sumur tersebut.

Saat dilakukan pemeriksaan, Mulyadi langsung melihat sesosok manusia di dalam sumur disertai bau busuk yang sangat menyengat. Melihat hal itu, sang suami akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cibinong.

"Menerima laporan tersebut kita langsung datang melakukan olah TKP," ungkap Kadek.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X