Jembatan Teluk Kendari Diresmikan, Ojek Perahu Khawatir Kehilangan Pekerjaan

Kompas.com - 03/11/2020, 20:35 WIB
Foto udara Jembatan Teluk Kendari yang telah tuntas pembangunannya di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (21/10/2020). Presiden Joko Widodo rencananya akan meresmikan Jembatan Teluk Kendari sepanjang 1,34 Kilometer pada Kamis (22/10/2020). ANTARA FOTO/Jojon/wsj. ANTARA FOTO/JOJONFoto udara Jembatan Teluk Kendari yang telah tuntas pembangunannya di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (21/10/2020). Presiden Joko Widodo rencananya akan meresmikan Jembatan Teluk Kendari sepanjang 1,34 Kilometer pada Kamis (22/10/2020). ANTARA FOTO/Jojon/wsj.

KENDARI, KOMPAS.com- Peresmian Jembatan Teluk Kendari ternyata tidak disambut baik semua warga Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara.

Salah satu kelompok yang gusar dengan adanya jembatan sepanjang 1,3 kilometer itu adalah ojek perahu.

Warga Kendari, Sulawesi Tenggara, menyebut moda transportasi ini dengan sebutan Papalimbang.

Baca juga: Jembatan Teluk Kendari Diharapkan Dongkrak Ekonomi Sulawesi Tenggara

Saat kendaraan boleh melintas di jembatan itu, sejumlah ojek perahu Teluk Kendari mengaku mulai merasakan penurunan pendapatan.

"Sebelum jembatan beroperasi pendapatan kami bisa sampai Rp 200.000, sekarang tinggal Rp 50.000 per harinya, " kata Haerun, salah satu ojek perahu di Teluk Kendari, Selasa (3/11/2020).

Tak hanya itu, lanjut Haerun, lokasi berlabuh para ojek perahu juga terancam ditutup karena masuk dalam kawasan Jembatan Teluk Kendari.

"Otomatis orang-orang yang tadinya pakai perahu kami, sekarang akan gunakan jembatan. Jadi kami bingung mau kegiatan apa lagi kalau sudah begini," tutur Haerun.

Baca juga: Resmikan Jembatan Teluk Kendari, Jokowi: Infrastruktur Harus Punya Nilai Tambah

Saat ini ada 30 ojek perahu yang setiap hari mengantar penumpang dari Dermaga Lapulu di Kecamatan Poasia, Kendari, menuju Dermaga Sanggula di Kota Lama Kendari.

Sebanyak 15 ojek perahu menunggu penumpang di Dermaga Lapulu. Sisanya di Dermaga Sanggula, Kota Lama.

Transportasi laut yang menggunakan sampan kecil ini sudah beroperasi di Teluk Kendari selama puluhan tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X